Kamis, 01 Oktober 2020

Kumpulan puisi aku dan bumi

Tema: Kesedihan

 

1.Rindu

 

Dikala fajar menyingsing

Dikala burung bernyanyi

Desiran daun tertiup angin

Desiran rindu menjadi tangis

 

Burung berterbangan dengan inda

Awan putih menyelimuti langit sungguh mempesona

Seperti rindu yang sangat mendalam

Seperti rindu yang di selimuti tangisan

 

Oh pangeran kapan kau pulang

Oh pangeran rindu ku ini tak kan terbayarkan

Ku tunggu kau di hari senja

Sampai kau kembali berpulang.

 

Dari hati yang merindu.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2.Bukan Pilihan Yang Tepat

 

Dimataku kamu yang paling tepat

Dimatamu aku yang paling tepat

Dimata kita,kita yang paling tepat

Namun dimata orangtuamu aku bukan yang tepat

 

Tidak ada lagi yang bisa kulakukan kali ini

Hanya meratapi dan menyudahi

Perpisahan ini bukan keinginanku

 

Hapuslah air matamu

Senyumlah di depan diriku

Bahagiamu ada bahagiaku

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

3.Benci

Di relung senja

Desiran ombak terdengar

Matahari yang terbenam

Seperti hanyut kedalam lautan

 

Gejolak hati yang sama

Namun dengan rasa yang berbeda

Aku yang masih sama

Namun kau yang sudah berubah

 

Dulu aku banggakan dirimu

Dulu aku mengagumi dirimu

Sekarang seperti benci

Sekarang seperti tidak mengenal lagi

 

Tak mau lagi mengenal

Tak mau lagi melihat

Ingin rasanya hanyut bersama matahari

Ingin rasanya menghilang dari dunia

 

Pedih hati ini

Sakit hati ini

Sudahi semua sampai disini

 

 

 

 

 

 

4. Broken Home

 

Di malam yang sepi dan sunyi

Aku duduk termenung dan menepi

Di pojok kamar yang gelap

Aku menangis tanpa teriak

 

Bukan Luka Hati

Bukan putus cinta

Hanya luka di dalam keluarga

Yang tak bisa diperbaiki

 

Dilahirkan menjadi lebih dewasa

Dilahirkan menjadi lebih kuat

Dilahirkan oleh ibu

Dihidupkan tanpa ibu

 

Luka yang amat dalam bukan tentang cinta

Namun luka yang dalam adalah tentang,

ketidak sempurnaan sebuah keluarga

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

5. Pelampiasan

 

Kukira aku satu-satunya

Ternyata tidak

Aku mengira kita saling cinta

Ternyata tidak

 

Aku hanyalah seorang yang kau jadikan pelampiasan

Aku hanyalah seorang yang kau jadikan mainan

Di saat dia kembali lagi

Dan kau pergi

 

Benci terhadap cinta

Itu yang sedang kurasakan

 

 6. Sudahi

 

Di pagi yang cerah

Terdengar desiran daun

Tercium aroma mawar

Suara burung indah mengalun

 

Hati ini seperti gunung yang kokoh

Dalam menghadapi manusia yang penuh ego

Hatinya seperti baja yang kuat

Dalam menghadapi manusia yang keras

 

Bila memang sudah tak cinta

Tak usah membuat luka

Bila memang sudah tak sayang

Tak usah membuat peluang

 

Sudahilah semua

Jangan saling memaksa

Kita tercipta untuk saling membahagiakan

Bukan saling menyakiti

 

 

 

 

 

 

 

 

 

7. Bukan Siapa-siapa

 

Kita bukan pasangan

Kita hanya teman

Kita bukan yang spesial

Kita hanya saling membutuhkan

 

Sempat saling menjaga

Sempat saling menyayangi

Tapi belum pernah menjadi kita

Hingga akhirnya kau pergi

 

Belum sempat bersatu

Namun sudah berpisah

Jahatnya sifatmu

Meninggalkanku disaat sudah sayang

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

8.Pergi

 

Pergilah dan jangan kembali lagi

Hadirmu hanya menbuat sedih

Pergilah dan lupakan kisah kita

Hadirmu hanya membawa luka

 

Pergilah dan lupakan kisah kita

Hadirmu hanya membawa luka

Pergilah jika kamu masih sayang

Hadirmu tidak aku inginkan

kau bukan milikku

Kau adalah miliknya

 

Jangan Sakiti banyak hati lagi

Cukup hati ku yang kau lukai

Jangan permainkan banyak wanita

Cukup aku yang kau mainkan

 

Pergilah dan aku kan melupakan

Biar kisah kita jadi kenangan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

9.Peristirahatanku

 

Bukan lagi tempat yang indah

Bukan lagi ruang yang luas

Hanya sekotak kayu

Bertuliskan namaku

 

Tidak lagi di dunia

Tidak lagi ada Indah

Tidak lagi hidup

Tidak ada lagi kamu

 

Aku sendiri

Di relung sepi

Tanpa kamu

Dan senyumanmu

 

Sempit dan sesak

Sendiri dan teriak

Bukan aku benci

Aku hanya tidak ingin sepi

 

Ini tempat peristirahatanku

Untuk terakhir kalinya

 

 

 

 

 

 

 

10. Perpisahan

Pernah ada rasa yang sama

Namun perlahan kau yang memudar

Pernah sangat saling menjaga

Namun perlahan saling menjerumuskan

 

Bukan permintaanku

Bukan juga karena ketidak pedulianku

Namun sikapmu yang berubah kepadaku

Aku pun lelah dengan perlakuanmu

 

Sakit memang awalnya

Namun aku belajar untuk menerima

Dan mengiklaskan kau pergi

 

Maafkan aku bila salah

Selamat tinggal biar kita kita jadi kenangan

 

 

 11. Ikhlas

 

Pernah ada bahagia dalam pertemuan

Namun ada juga sedih dalam perpisahan

Jangankan untuk menahan nya pergi

Aku saja sudah tak sanggup disini

 

Adakalanya mendengar namanya sedih

Adakalanya meratap chatnya sedih

Namun adakalanya semua berbalik

Seakan-akan tak pernah terjadi

 

Mengikhlaskan itulah kunci bahagia

Mengiklaskan itulah cinta yang sempurna

Mengikhlaskan itulah titik tertinggi sayang

Dan saat ini aku sedang dan telah ikhlas

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

12. Relung Senja

 

Desiran ombak terombang ambing

Terdengar gemuruh riuh dari samping

Diujarnya sang nestapa

Di hari yang indah senja

 

Bukan biru atau hitam

Bukan merah atau kuning

Hanya oranye

Yang terselimuti awan

 

Di hari yang indah

Direlung senja

Bersama yang terindah

Duduk bersantai canda ria

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

13. Berpulang

 

Di sudut ruang hampa

Tanpa pintu tanpa kaca

Desiran daun tertiup angin

Semilir harum bunga tercium

 

Bukan tembok baja

Hanya tanah yang melingkar

Disirami air doa

Disitu akhir kita bersemayam

 

Berangkai doa terucap

Puluhan orang memperhatikan

Desiran tangis tak terbendung

Membuat aku jadi bingung

 

Oh! Ini akhir dariku

Selamat jalan dunia tetaplah hidup

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

14.Luka

 

Hanya seuntai kata

Hanya secarik kertas

Hanya sepenggal kisah

Hanya satu sakit hati

 

Bukan waktu yang salah

Bukan dirimu yang salah

Bukan pula aku yang salah

Hanya saja ego kita yang membuat kita harus berpisah

 

Aku tidak benci pertemuan

Aku hanya benci perpisahan

Aku tidak benci dirimu

Aku hanya benci luka yang kau buat

 

Aku mengiklaskan

Namun aku tidak bisa melupakan

Goodbye dear

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

15. Kamu

 

Tuhan tidak diam

Dia melihat kita sangat dalam

Tuhan tidak tuli

 Dia mendengar lebih jeli

 

Bukan sebuah misteri

Hanya sebuah luka hati

Bukan sebuah pertemuan

Hanya sebuah perpisahan

 

Kau yang menginginkannya kembali

Dan aku yang menginginkanmu tetap di sini

Aku bukan orang yang sangat berarti

Aku hanya seseorang yang dijadikan pelampiasan saat dia pergi

 

Jahat memang

Namun aku ikhlas

Asal kamu bahagia

 

 

 

 

 Tema: Alam

 

1.Alam

 

Gemericik air

Indah mengalir

Di sungai jernih

Ikan berenang sungguh ramai

 

Suara alam menyatu dengan suara hati

Suara burung menyatu dengan suara dari dalam diri

Air yang tenang

Kamu yang ku kenang

 

Indah membuat terkesima

Indah membuat tak ingin lupa

Indah membuat selalu ingin ada

Indah membuatku nyaman

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

2. Dunia senja

 

Senja yang penuh warna

Dihiasi rembulan yang indah

Senyumanmu yang rupawan

Dihiasi bibir yang menawan

 

Bukan warna hitam

Namun warna yang beragam

Tidak sendiri

Namun dengan banyak orang lagi

 

Indahnya dunia

Indahnya hari

Indahnya lautan

Indahnya pantai

 

 

 

 

 


 

3. Lautan biru

 

Dunia senja

Ujaran nestapa

Dunia hampa

Sautan ombak

 

Lautan biru

Direlung senja bersamamu

Hasratku tertuang

Jiwaku serasa melayang

 

Hijaunya daun

Birunya laut

Merahnya darah

Oranyenya senja

 

 

 

 

4. Malam sunyi

 

Dibalik tumpukan buku

Dibalik rak buku

Disitu ada aku

Dibalik itu ada kamu

 

Dimalam yang sunyi

Aku duduk menepi

Dimalam yang gulita

Aku bergembira

 

Dimataku terlintas namamu

Dibenakku terlintas raut wajahmu

Indah menyatu dengan alam

Indah menyatu dengan perlahan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

5. Pandanganku

 

Awannya putih

Langitnya biru

Aku disini

Sedang bersama

 

Bajunya hitam pekat

Jilbabnya merah merona

Kulitnya putih bersih

Diselimuti hati yang suci

 

Bajunya biru bagaikan langit

Kulitnya coklat mempesona

Rambutnya hitam pekat

Memancarkan aura keindahan

 

 

 

 6. Hujan

 

Ditengah lapangan yang ramai

Diselimuti awan hujan rintik

Seperti menyatu dengan alam

Seperti menyatu dengan dia

 

Aku merenung menatap langit

Aku merenung teringat senyumnya lagi

Indah betapa indah

Indah tak terungkap

 

Hujan deraspun menerpa

Daun menjadi basah

Langitpun sedang murung

Murung karena merenung

 

 

 

7. Mentari

 

Mentari yang tertutup awan putih

Mentari yang berseri-seri

Mentari yang muncul di pagi hari

Mentari yang menerangi bumi

 

Wajah yang tampak bahagia

Wajah yang tampak cantik jelita

Wajah yang tampak mempesona

Membuat orang tergila-gila

 

Air mengalir begitu deras

Angin menghembus begitu kencang

Mentari bersinar begitu terang

Sungguh pemandangan yang menakjubkan

 

 

 

 

 

8. Sampan perahu

 

Duduk disampan perahu

Perahu bergerak mengikuti air

Disini aku merenung takjub

Takjub atas kuasa ilahi

 

Menghirup sejuk dalam lamunan

Hijaunya rerumputan di tepi kolam

Merdu suara gemericik air

Tat kalaku tersadar ini hanyalah mimpi

 

 

 

 

9. Taman

 

Indahnya mawar namun berduri

Indahnya tulip berwarna putih

Meja dan kursi menjadi pelengkap

Disini aku terbiasa merenung dan meratap

 

Bukan birunya lautan

Bukan putihnya awan

Bukan pula rimbunnya pegunungan

Hanya saja indah dan sejuknya taman

 

  

10.Dasar laut

 

Indahnya terumbu karang

Indahnya warna warni ikan

Indahnya air dan kehidupan

Indahnya dasar lautan

 

Hijaunya rumput laut

Merahnya kepiting rebung

Birunya air laut

Memberikan indah tak terlupa bagiku

 

 

 

 

11. Pantai

 

Ombak yang terombang-ambing

Dahan bergoyang tertiup angin

Indah tak terucap

Indah tak bertuan

 

Duduk ditepian pantai

Berdua bersantai

Terasa sungguh damai

Damai terasa di dalam diri

 

Langit biru diselimuti awan putih

Di tengah keramaianku berseri-seri

Banyak orang berseru gemuruh ramai

Sungguh indahnya tepian pantai

 

 

12. Sungai

Airnya jernih

Bebatuan kerikil

Hijaunya daun terurai

Disini aku di tepi sungai

 

Awannya putih langitnya biru

Tersungkur manis dipaha mu

Hitam pekat indah baju mu

Menatap langit indah yang biru

 

Kulit yang putih nampak terang

Nampak terang di dalam air

Air yang jernih terang benderang

Seperti sedang di alam mimpi

 


 

13. Mawar

 

Merahnya berani

Tangkainya berduri

Hijau daunnya

Bunga mawar namanya

 

Harum baunya

Disebut bunga lambang cinta

Tak terkira indahnya

Indah disaat mekarnya

 

 

 


14. Bersatu dengan alam

 

Duduk bersantai riang

Duduk di tepian nestapa

Duduk bersantai dengan tenang

Angin kencang menerpa

 

Langitnya terang benderang

Hatinya sungguh tenang

Diiringi lagu yang riang

Tak terhingga betapaku senang

 

Aku menatap dalam diam

Aku menatap sungguh dalam

Aku menatap kepada alam

Aku dan ragaku bersatu dengan alam

 

 

15. Bunga

 

Di balik kaca

Di depan rumah

Di halaman depan

Kulihat indahnya bunga

 

Ada mawar

Ada kamboja

Ada melati

Ada tulip

 

Berbagai bunga

Indah tak terucap

Berbagai warna

Indah tak terkira

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tema: Cinta dan Kebahagiaan

 

1. Lelaki hebat

 

Lahir dari bayi kecil

Lahir dari sosok ibu

Lahir di suatu hari

Disitu lahirnya dirimu

 

Lelaki tangguh

Lelaki perkasa

Lelaki santun

Lelaki sopan

 

Hanya tercipta untukku

Cinta yang membuat kita bersatu

Dikuatkan dengan restu

Dikuatkan dengan cinta aku dan kamu

 

 

 

2. Hidup

 

Seorang anak lahir dengan suka cita

Seorang anak lahir dengan cinta

Seorang anak lahir dengan impian

Rupanya menawan

 

Hari berlalu dengan riang

Tak ada lara menerpa

Hari berlalu dengan senang

Tak ada sedih menghampirinya

 

 

3. Ayah

 

Gagah seperti elang

Kuat seperti kuda

Lembut seperti kapas

Dialah sosok ayah

 

Tangguh dalam menghadapi hidup

Selalu menjagaku

Kerja keras dalam mencari nafkah

Memberiku kebahagiaan

 


4. Jodoh

 

Semerbak harum mawar

Semilir angin mengalun

Tak terasa betapa indah

Hidup yang mengalun

 

Bukan seribu kisah

Hanya satu cerita

Ku yang temukan dia

Di balik suramnya dunia

 

Bukan tuhan

Bukan pula penguasa

Hanya orang biasa

Dia jodoh yang kucinta

 

 

 5. Indahnya hidup

 

Awannya putih langitnya biru

Aku di sini bersama dirimu

Menatap langit yang indah sedu

Tak terasa angin berlalu

 

Bunga mawar lambang cinta

Air dan tanah lambang kehidupan

Hidup indah tak terkira

Hidup indah bersama dirinya

 


6. Mencinta

 

Hati yang damai

Hati yang suci

Hati yang mencintai

 

Tak peduli seberapa kasar

Tak peduli seberapa keras

Yang kutahu kumencinta

 

 

 


7. Hati yang terakhir

 

Lelaki yang  ku nanti

Hati yang ku ganti

Waktu yang berbeda

Cinta yang sama

 

Tak ingin berganti

Tak ingin berpaling

Kasih yang akan hadir

Bahagia yang akan menanti

 

Diawali dengan kesedihan

Diakhiri dengan kebahagiaan

 

 

 

 8. Bahagia

 

Hidup bersamamu adalah bahagia tak terduga

Hidup bersamamu adalah bahagia tak terlupa

Hidup bersamamu adalah bahagia yang setia

 

Kebahagian yang sederhana

Namun sangat berharga

 

 

9. Bersama

 

Selalu bahagia

Tak ada kata terluka

Selalu bersama

Tak ada kata perpisahan

 

Menghirup rindu

Duduk dipangkuanmu

Bintang malam yang indah

Cerahnya langit seperti hati dan raga

 

10. Apakah ini cinta?

 

Hati yang berbunga

Senyum yang tertera

Jiwa yang bahagia

 

Tak ingin melupa

Rindu selalu menerpa

Aku yang bertanya-tanya

Apakah ini cinta?






Biodata Penulis

 

Yasmin Nurul Anggini adalah salah seorang siswa di SMA N 1 Cianjur yang duduk di kelas X. Dia adalah seorang siswa yang memiliki kreativitas dalam dirinya sebagai seorang pengarang baik itu pengarang puisi,cerpen,dan lain sebagainya. Yasmin senang menuangkan isi hatinya dengan kalimat-kalimat yang indah. Kesehariannya yaitu belajar,mengerjakan tugas baik itu tugas pelajaran maupun bukan. Yasmin memiliki banyak mimpi dan cita-cita ya salah satunya sebagai penulis. Dia beralamatkan di Cianjur,Jawa Barat.

 

Dia menyukai tempat yang tenang seperti taman dan pedesaan. Sesuai di fotonya ia sedang bersantai di sebuah villa yang indah dan tenang. Yasmin adalah seorang introvert yang menyukai ketenangan sudah jelas tergambar difoto itu. Bila ingin menghubungi Yasmin silahkan cek ig nya @yasminna25 atau Gmail nya yaitu yn204276@gmail.com  Terimakasih.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Kumpulan puisi aku dan bumi

Tema: Kesedihan   1.Rindu   Dikala fajar menyingsing Dikala burung bernyanyi Desiran daun tertiup angin Desiran rindu menjadi tangis   Burun...