Outline
Gendre: Self Improvment
Kelak, engkau akan menemui pelangi di ujung senja
-Selly Nur Aprillia
1. Berkejaran dengan bayang
2. Jadilah kepala pertama yang terpenggal
3. Kompilasi suara Nusantara
4. Filsuf alam
____________________________
Seorang anak manusia baru saja meninggalkan gua garba. Tangisnya menggema. Namun tawa sekitarnya lebih senada. Rapalan doa adalah bahtera baginya. Sementara, sang kekasih pasti sudah mengintainya sejak detik pertama paket istimewa itu tiba di bumi. Paket maha spesial dari Tuhan katanya. Sementara sang kekasih pasti sudah siap melamar dengan ayat ayat kematian.
*Lebih dalam mana, palung rasa atau palung mariana?
-Selly
Jangan mati selagi hidup
Tak 'kah kau lihat cermin maha sempurna pada semesta?
____________________________
*****************************
Outline
Kata pengantar
Daftar isi
Semua yang ada di dunia pasti bermula
• Filsuf alam
• Yakin kamu manusia?
• Masa psikologi dunia
Selami dalamnya jiwa sebelum kamu menyelami dalamnya samudra dunia
• Bencana terburuk dalam hidup manusia
• Aku adalah apa yang tidak aku duga
• Kasat rasa
• Apa arti hidup?
Ekspedisi garam
• Heartlogsentris
• Berkaca pada semesta
• Pendakian gunung, penyelaman laut, hingga mampu terbang tanpa sayap
• Jangan pernah menghalangi apalagi setelahnya pergi dari aku
Ketika kita menjadi penyesap luka
• Pembunuh berantai paling tega (ayat ayat luka) : dia telah membunuhku dengan membunuh dirinya. Dia adalah pembunuh berantai paling tega.
• Biarkan aku bermain pada tubuh aksara
• Ayat ayat luka
• Jika kamu mengaku sebagai manusia bernyawa
• Bangga mengaku sebagai yang paling tersakiti?
• Kamu kira bumi ini hanya satu lapis?
Luka itu biasa. Mari meroket sekarang juga, baru luar biasa itu namanya!
• Apa yang salah?
• Kapan masalah itu enyah?
• Tips manage diri dan waktu
• Meneladani Sang Kekasih dalam menjalani hidup ini
• Pedang yang terlupakan dan tameng yang diakhirkan
Cara kembali pada titik 0
• Ayat ayat bahagia
• Berbeda itu istimewa
• Segera turun dari puncakmu
• Persiapkan segala yang terburuk
• Pertahankan duniamu, dan perluas semestamu
• Sekarang, aku adalah manusia yang menggenggam sejuta makna
Penutup
Semesta rasa
Daftar pustaka
Tentang penulis
Belajar Dari orang gila
Kamu terlahir istimewa. Dari tiga ratus ribu miliar saudara kandungmu tak lolos seleksi. Yang lolos hanya satu, yaitu kamu. Maka, kamu unik. Hanya ada satu di dunia ini. Maha karya sang pencipta.
Bagaimana dengan orang orang yang tak beres dengan mentalnya di luar sana? Seperti orang gila.
Menurut saya mereka tetap salah satu Maha Karya Tuhan Yang Maha Esa. Karena dia ada mustahil tak bermakna. Mereka yang kehilangan akal sehatnya hadir untuk memberikan pelajaran yang unik. Bagi mereka yang berpikir. Bahwa jiwa dan mental itu harus dirawat sebakk mungkin. Jaga kesehatan mental dan pikiran.
Semua yang ada di dunia pasti bermula
“Apakah kamu pernah berpikir untuk sadar dari ketidaksadaran?”
Sejauh apa pikiranmu pernah berkelana?
Apakah kamu pernah berpikir, bahwa sesungguhnya kita hanyalah boneka yang digerakkan seperti wayang orang? Dan yang menggerakkan kita juga tidak lain adalah boneka lainnya yang digerakkan oleh dalang yang sebenarnya?
Pernahkah pikiranmu sampai pada “bagaimana jika kesadaran yang aku dapat dalam kehidupan ini, sesungguhnya adalah ketidaksadaran yang telah membuatku terbuai bertahun-tahun?” Seperti kutu yang nyaman berada dalam bulu domba.
Pernahkah kamu berpikir, bagaimana jika kehidupan saat ini hanyalah berada dalam koma hingga jiwa kita jauh berkelana, menjalani sebuah kehidupan dalam ketidaksadarannya yang menyebabkan kita tidak pernah terbangun dari koma? Bagaimana jika kita selamanya terjebak dalam dunia maya yang nampak nyata?
Pernahkah kamu berpikir, bahwa bumi ini menggantung di alam semesta?
Seliar apa pikiranmu tentang semesta?
Filsuf alam
Mungkin kita pernah bertanya-tanya, kenapa aku ada? Dari mana datangnya dunia? Bagaimana semua bermula? Bahkan mungkin hingga mempertanyakan jati dirimu. Siapa aku? Kenapa aku terlahir di keluarga ini? Kenapa hidupku penuh masalah? Apakah aku berhak bahagia? Apa yang aku punya? Kenapa dalam setiap masalah seolah-olah aku yang selalu bersalah? Apa gunanya diriku? Apakah aku berharga?
Banyak pertanyaan yang muncul seketika dalam pikiran kita. Seolah-olah menghantui sang pemilik kepala. Pusing bukan dengan pertanyaan-pertanyaan tak terhingga itu? Bahkan hingga merujuk pada hal-hal filosofis yang biasnya hanya ingin didalami oleh para filsuf. Sebenarnya pertanyaan-pertanyaan tersebut muncul secara alami. Kamu tahu? Satu-satunya bahan berharga untuk menjadi seorang filosof adalah rasa ingin tahu. Manusia adalah makhluk yang berkembang dan berpikir. Mungkin itu sudah jadi jawaban kenapa ilmu pengetahuan terus berkembang. Karena manusia mempunyai rasa penasaran yang tinggi, apalagi seorang filosof tidak pernah terbiasa dengan dunia.
Jika suatu saat dirimu mempertanyakan “apakah aku aneh? Apakah aku berbeda?”
Apa yang akan kamu jawab terhadap dirimu sendiri?
Jangan takut terhadap semua pikiranmu walaupun akan terdengar tidak biasa bagi kebanyakan orang. Kamu tahu? Sutan Takdir Alisyahbana pernah mengungkapkam, bahwa “Salah satu gerak asli pikiran manusia adalah mencari kebenaran.” Maka, kamu akan terus mencari tahu siapa dirimu dan bagaimana semesta ini bermula.
Semua yang ada di dunia pasti bermula. Bahkan tidak mungkin ketiadaan menciptakan dirinya sendiri. Mari kita menyisir kulit dari setiap hujan tanda tanya yang selalu menghantui rahim pikirmu.
Kenapa kamu ada?
Dale carnegie mengungkap fakta ilmiah dari sebuah buku klasik yang berjudul “You anda Heridity.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar