Kisah Menjadi Seorang Animator
By : Zahra Ocs
Bagian 1
Awal mula membuat animasi
Ada seorang anak perempuan bernama Zahra. Dia menyukai
animasi yang ada di telivisi waktu dia kecil. Animasinya yaitu Spongebob,
Doraemon, Tom & Jerry, dan sebagainya. Sejak itu dia suka menggambar ketika
ada waktu luang. Lalu suatu hari dia melihat episode doraemon dimana suneo dan
dorami sedang rekam suara animasi. Nah di situ dia ingin menjadi pengisi suara
gitu.
Bertahun-tahun berlalu, Zahra sudah
tumbuh menjadi siswa SMA. Sebelumnya dia suka menonton animasi di youtube,
yaitu HR Gram Studio dan Bocah Pony. Suatu hari salah satu channel youtube itu
Bocah Pony membuat tutorial membuat animasi di handphone. Sebelumnya
Zahra tidak mempunyai laptop, dia menyerah soalnya dia hanya mempunyai handphone.
Lalu dia pun menggambar dan mencoba membuat animasi sederhana.
Dia sangat suka dengan animasi yang dia buat
walaupun cuman animasi stickman. Lalu dia berpikir kenapa dia gak isi suara di animasi buatannya? Perlahan-lahan dia membuat animasi namun dia tidak ada waktu buat animasi
tersebut. Tugas yang dia dapat pun sangat banyak, jadi dia mengurungkan niatnya
untuk menjadi animator.
Berbulan-bulan berlalu, pandemi corona
menyerang Indonesia. Sehingga sekolah pun diliburkan selama dua minggu. Disana dia hanya menggambar di buku
gambarnya. Namun setelah itu dia bosan banget karena sekarang sekolah dilakukan secara online, dia pun ingin memulai
menjadi animator tapi masih ragu. Lalu dia meminta saran kepada temannya yang
menjadi seorang youtuber.
“Mike, aku mau mencoba
membuat animasi nih! Menurut kamu gimana?” Ucapku.
“Yah, tinggal dibuat
saja.” Ucap Mike.
“Tapi, aku takut kalau
sedikit yang nonton dan subscribe channel aku.” Ucapku.
“Kamu jangan terlalu mikirin berapa orang yang nonton
atau yang subscribe channel kamu, kamu fokus berkarya saja.
Pikirin gimana caranya kita menghibur orang banyak di youtube.” Ucap Mike.
Mendengar ucapan Mike, aku pun
akhirnya memutuskan untuk membuat animasi. Dia mulai membuat video pertamanya
tentang perkenalan dirinya. Lalu setiap harinya dia membuat animasi. Hari Senin
dan Selasa itu naskah dan gambar-gambarnya. Hari Rabu dan Kamis rekam dan edit
suara. Hari Jumat dan Sabtu gerakin gambarnya atau nganimasiinnya. Dan di hari
minggunya dia upload video animasinya. Awal dia membuat animasi yang nontonnya
sedikit. Namun dia mencoba untuk masuk ke grup animasi yang ada di facebook.
Dia promosi disana dan perlahan-lahan jumlah penontonya bertambah sedikit demi
sedikit.
Suatu hari dia ada ulangan harian,
tapi sesudah ulangan atau ada jam kosong dia masih menyempatkan diri membuat
animasi. Akan tetapi karena ketidaksanggupannya untuk upload seminggu sekali
akhirnya dia tidak bisa upload video.
Setelah ulangan dan semua
tugas selesai dia langsung bergegas membuat animasi. Lalu setelah dia membuat
beberapa video dia akhirnya memutuskan untuk kolaborasi bersama youtube lain.
Dan youtuber yang diajak kolaborasi itu adalah temannya sendiri Mike.
“Mike kamu mau gak kolab sama aku?” Ucapku.
“Boleh tapi aku harus ngomong apa?” Ucap Mike.
“Hmm aku kasih naskah kalau udah ada ceritanya nanti
kamu tinggal rekam suara yang ada di naskah aku saja.” Ucapku.
“Oke siap!” Ucap Mike.
Lalu setelah itu dia pun
membuat gambar-gambar sesuai naskahnya sambil menunggu suara dari Mike. Setelah
dia mendapatkan rekaman suara dari Mike lalu dia langsung membuat animasi nya
akan tetapi ketika dia sudah selesai dan ingin menyetorkan karakter Mike
ternyata tidak sesuai dengan keinginannya seharusnya dia tanya dulu kepada
temannya mau seperti apa tetapi dia mengambil karakter dari foto profil
youtubenya.
“Maaf ya udah aku bikin karakter gambarnya seperti ini
kalau mau buat ulang takutnya ke kejar deadline belum lagi tugas sekolah.” Ucapku
dengan rasa bersalah.
“Yaudah enggak papa kalau begitu itu, semangat edit
animasinya Zahra aku tunggu videonya.” Ucap Mike.
“Oke sip.” Ucapku
Lalu setelah animasinya
selesai lalu dia mengupload ke channel youtube nya yaitu Zahra Ocs. Kemudian
dia mengirimkan link video kolaborasi bersama temannya Mike ke status WhatsApp
nya di mana teman-teman sekolahnya melihat dan langsung menonton videonya. Tak
lama sesudah itu dia akhinya mendapatkan seratus subscriber, dan dia membuat
sesi QnA atau yang biasa kita sebut sesi tanya jawab. Dan kebanyakan
pertanyaannya sama, mereka menanyakan dia punya pacar atau tidaknya. Disana dia
hanya mengambil sedikit pertanyaannya. Kemudian sesudah itu mempunyai rencana
untuk kolaborasi bersama salah satu inspirasinya yaitu Bocah Pony. Dan setelah dia
mengirimkan naskahnya hanya dalam waktu kurang lebih dua jam. Suara tersebut
sudah di rekam. Yang paling membuat dia tertawanya itu di akhir rekaman ada
bonus verifikasi bahwa video tersebut hanya rekayasa dan engga beneran.
Dan setelah dia mengupload
videonya jumlah penonton sangatlah banyak, dia terkejut melihatnya lalu
beberapa saat setelah dia mengupload video. Di situ aku tertawa aku kirim
naskah di mana buat telepon itu gombalin aku lucu banget kayaknya dan
kebanyakan penonton juga suka dan lucu mendengarnya kata mereka ketawa.
Dan kini video tersebut jadi
video dengan jumlah penonton terbanyak dalam channelnya. Dia pun berterima
kasih kepada para penoton, berkatnya jumlah subscriber dan penontonnya
bertambah dengan pesat Lalu setelah itu dia berkenalan dengan Bocah Pony ternyata
orangnya baik dan ramah itu meskipun sibuk. Dia selalu menyempatkan diri untuk
membalas chat dari aku.
Aku pun selalu bertanya-tanya
kepada dia seputar animasi dan seputar youtube dia pun menjawab yang dia tahu
gitu. Dan aku juga nanya tugas matematika kepada dia soalnya dia jago
matematika dan tugasku dibantu sama Bocah Pony. Soalnya waktu itu aku tidak
mengerti dan lupa caranya dan dia mengerjakan tugas sekolah ku.
Tnumbnail di bikin oleh orang
yang ingin membuatnya yang ada waktu luang terus untuk layar akhirnya yang nama
channel dan foto profilnya itu dibikin oleh satu orang jadi kita cuman ambil
yang PNG transparan ya atau pakai Green Screen nya nanti kita tinggal
edit untuk layar akhir sendiri-sendiri. Dan disitu aku senang banget tuh jadi
makin kenal sama animator lainnya jadi makin akrab gitu. Bahkan setelah kolab
besar-besaran ada yang ngajak aku kolab di channelnya.
Lalu setelah itu aku membuat
animasi pengalaman karena banyak sekolah dan tidak ada waktu luang selama dua
minggu ini. Maka dari itu aku pikir mungkin yang nontonnya bakal sedikit dan ya
yang kaldian lihat channel aku subscribernya juga sedikit. Tapi tidak
masalah selama ada yang menonton, ternyata ini banyak banget penontonnya. Ini
video kedua aku yang terbanyak nonton ya video ini lima menitan lebih lama dari
biasanya. Biasanya aku bikin dua menit sampai tiga menit untuk animasi
pengalaman.
Dan banyak respon positif di video
tersebut. Mereka bilang makin keren animasi nya makin bagus. Nah di situ aku
senang banget itu aku nggak nyangka mereka menjadi sangat suka terhadap video
animasi aku kira mereka akan kecewa karena aku uploadnya lama tapi mereka
senang banget gitu aku terharu mendengarnya.
Disitu subscriberku sudah
mencapai 500 subscriber dalam waktu empat bulan ini aku nggak tahu kenapa bisa
kayak gini dan aku promosi ke grup Facebook grup gambar dari grup animasi
bertambah cepat dalam beberapa hari terakhir bulan September awal nah di situ
ketika aku upload video terbaru sudah mencapai 1000 subscriber. Aku pun
langsung buka tabs komunitas. Aku mengucapkan terima kasih kepada para penonton
setdia aku, berkat mereka channel aku sudah mencapai 1000 subscriber dalam
waktu kurang lebih tiga minggu ini aku nggak nyangka banget aku. Ternyata
banyak yang suka video aku juga, meskipun ada beberapa yang kurang suka tapi
tidak masalah selama mereka masih tetap menonton video ku. Dan pada saat itu teman
animasi kaget gitu mereka juga iri kepada aku.
“Kenapa bisa secepat itu sih, kan kemarin baru 500
subscriber! Kok bisa tiba-tiba 1000 subscriber sih?” Ucap teman animatorku.
“Ya kamu sering-sering promosi saja di sosial media
kamu kamu promosi di Instagram, WhatsApp, Facebook, Twitter, Discord
terserah kamu, terus kamu juga kolaborasi bersama animator yang lainnya kalau
mereka mau ajak sama kamu ya kamu terima saja soalnya itu bisa mempromosikan
channel kamu gitu. Nanti link kamu ditaruh di deskripsi video. Terus kamu juga harus
tingkatkan kualitas animasi nya jangan gitu-gitu saja kamu harus panjangin lagi
durasi dari biasanya nah terus kamu juga rajin upload video minimal seminggu
sekali kalau kamu tidak bisa mengupload video kamu harus skasih kabar di sosial
media kamu, supaya para penonton kamu jadi tahu gitu alasan kenapa kamu bisa
upload video.” Ucapku.
Berhari-hari berlalu dan aku berkenalan
dengan salah satu animator terkenal yaitu Amir Moci aku chat-an sama dia dan
orangnya juga baik dan ramah terus aku nanya-nanya seputar animasi gitu.
“Apakah ada grup discord animasi.” Ucapku.
“Ada Cuman khusus bukan anak kecil gitu Soalnya kalau
ada anak kecil susah juga sih.” Ucap Kak
Amir.
“ Wah kalau ada aku mau ikut gabung dong.” Ucapku.
“ Umur kamu berapa emangnya Zah?”.Ucap Kak Amir.
“ Umur aku 16 tahun.”Ucapku.
“ Oh ya udah ini linknya kamu jangan dikasih ke sdiapa-sdiapa
ya soalnya itu bro tertutup hanya orang-orang tertentu yang bisa masuk.” Ucap Kak
Amir.
“ Oh oke makasih banyak santai kok aku nggak akan
kasih ke siapa-siapa linknya.” Ucapku.
Lalu akupun masuk ke grup
discord tersebut dan ternyata banyak animator-animator yang terkenal seperti
Genimate, Bocah Pony, Topi Sihir, HR Gram Studio dan masih banyak lagi aku
nggak nyangka masuk ke grup animator terkenal¸ sedangkan aku kan masih animator
baru kurang lebih 5 bulan aku membuat animasi dan subscriber aku juga baru sedikit.
Dan disitu aku seneng banget bisa berkenalan sama mereka semua.
Bagian 2
Kesulitan yang dihadapi
Ketika aku masuk grup
animasi discord tersebut aku orangnya pemalu gitu aku belum kenal mereka ya Ada
sih yang kau kenal tuh Kak Amir dan Kak Yasyfi. Kak Yasyfi itu Bocah Pony dan
Kak Amir itu Amir Moci. Untuk animator lainnya seperti Topi Sihir, HR Gram Studio, dan yang
lainnya. Aku nggak terlalu dekat sama mereka tapi aku kenal mereka dan juga sih
untuk awal-awal tapi lama kelamaan enggak kok biasa aja.
Lalu kan masuk ke Room Voice
itu nah di situ kita ngobrol dan aku di mute suaranya soalnya aku malu, terus
kata mereka coba dong matiin mute-nya. Lama kelamaan nggak papa ngobrol sama
mereka udah terbiasa kok jadi engga malu-malu lagi. Dan ya di sana kita saling
bicara sama satu lain yang saling menanyakan animasi gitu deh.
Dan disana juga kita main game
bareng, seru banget pokoknya. Kita pun lama-kelamaan jadi akrab gitu. Kita main
gamenya pake suara gitu, jadi makin seru deh. Kita tertawa disana, dan aku juga
kalau ada yang butuh saran atau masukan suka dikasih sama mereka. Jika dari
salah satu mereka membutuhkan bantuan mereka selalu membantu sebisanya, jika
tidak bisa mereka akan menjawab serta memberikan alasannya. Mereka selalu
merespon orang yang berbicara, walaupun tempat tinggal kita berbeda dan jauh
tapi mereka semua terikat hubungan kekeluargaan yang erat.
Suatu hari ketika aku
mengupload video terbaru yang udah aku edit sekian lamanya. Pas aku cek
analisis videonya ternyata banyak yang dislike sampai 20an bahkan sekarang
sudah mencapai 30 an. Aku sangat kecewa dan aku pun kaget banget aku nggak
nyangka kenapa dislikenya itu ada banyak padahal aku udah edit dengan niat bisa
aku udah aku luangkan waktu istirahat aku udah membuat animasi Aku kecewa
banget waktu itu.
Di situ aku merasa hancur dan
enggak tahu harus gimana. Aku langsung memberikan analisis videonya ke
teman-teman aku di grup discord. Mereka juga kaget kenapa bisa banyak
dislikenya, mereka bilang yang sabar saja dan jadikan itu sebagai semangat
untuk buat animasi. Bahkan banyak komentar-komentar yang nggak baik yang
membuat aku jatuh mereka komentarnya negatif tentang video aku udah aku udah
buat animasi selama beberapa hari ini.
“Wah serem banget itu”. Ucap kak yasyfi
“aku jadi ngedrop banget kak”. Ucapku
“Salah sistemnya itu, nanti aku bantu”. Ucap kak
yasyfi
Beberapa saat kemudian dia
beneran membantu aku, animator yang terkenal dia membantu aku melawan
komentar-komentar tersebut, dia turun tangan langsung bantu aku yaitu salah
satu inspirasi aku membutanimasi yaitu Bocah Pony, aku sangat terharu dan
buatku sedikit membaik. Lalu ada teman-teman yang memberikan saran kepadaku.
“Coba kamu sembunyikan like dan dislikenya”. Ucap Ran
Ren
“Caranya gimana itu?”. Ucapku
“Kamu ke youtube studio aplikasi yang di handphone,
terus ke edit video dan setelan lanjutan lalu matikan pengguna dapat melihat
rating untuk video anda”. Ucap Ran Ren.
Dan
aku mencoba saran yang diberikan oleh Ran Ren dan ternyata bisa disembunyikan
aku lega sekali di situ dan berterima kasih kepada dirinya.
“Makasih ya jumlah dislikeku sudah bisa disembunyikan”.
Ucapku
“Iya sama-sama, kamu yang sabar saja yah. Aku juga
pernah mengalami hal itu sampai aku hapus videonya”. Ucap Ran Ren.
“Iyah”. Ucapku
“Dulu Bocah Pony juga pernah ngedrop gara-gara hate
komen ketika dia awal-awal sukses, tetap semangat terus yah”. Ucap Ran Ren
“Iya makasih banyak”. Ucapku
Ternyata
animator terkenal juga pernah mengalamai yang dialami aku sekarang, dan sekarang
udah terbiasa. Dan berhari-hari berlalu kini jumlah like dan dislikenya sudah
ada jarak yang agak jauh. Walaupun setengah dari like itu dislike sekarang udah
tidak apa-apa. Akan ku jadikan sebagai alat untuk membuatku terus berkembang
dan lebih baik lagi.
Setelah
aku membaca semua komentar, mereka bilang suaraku mirip cowok. DIsitu aku sedih
sekaligus bingung juga gitu.
“Hai guys, setelah aku cek semua komentar, alasan
videoku banyak dislikenya ternyata karena suaraku mirip cowok”. Ucapku
“Ada-ada saja”. Ucap Kak Genimate
“Kok bisa sih?”. Ucap Slepi
“Yah aku juga ga tau, malah dibilang cba pake apliaksi
pengubah suara wkwk”. Ucapku
“Aduh parah-parah”. Ucap Slepi
Jujur
sih suaraku itu berat tapi di aslinya ga terlalu kok. Mungkin karena efek rekamannya.
Kayaknya aku harus naikan nada aku supaya kedengaran seperti perempuan. Menurut
aku sih suaraaku ini unik gitu, bisa dijadikan ciri khas juga. Soalnya jarang
gitu perempuan yang nadanya sedang, kebanyakan nada perempuan yang udah dewasa
itu tinggi.
Walaupun
aku sudah mencapai 1000 subscriber akan tetapi ini masih jauh masih 200 jam tayang sedangkan syaratnya pun minimal harus 4000 jam tayang itu sangat jauh gitu. Dan aku juga sudah kelas 12 SMA tahun depan aku lulus
dan kuliah aku harus fokus belajar dan tugas sekolah sangat banyak .Kayaknya aku harus berhenti dulu mungkin kuliah atau tahun depan aku lanjut tapi aku juga bingung gitu.
Kemudian aku pun bertanya kepada mereka yang kelas 6,9,
dan 12. Di grup animasi WhatsApp. Soalnya aku butuh solusi untuk masalah
berhenti animasik
“Eh kalian yang udah kelas 6
SD, 9 SMP, 12 SMA. Kalian mau berhenti buat animasi gak? Biar bisa fokus
belajar gitu”. Ucapku
“Kalau aku sih 2 minggu
sebelum ujian”. Ucap Samudra
“Kalau aku gimana nanti saja
sih”. Ucap Bimasahari
“Emang Bima engga disuruh
berhenti animasi sama orang tua?”. Ucapku
“Orang tua aku juga engga tahu
kalau aku bikin animasi”. Ucap Bimasahari
“Pas kamu rekam suara, engga
di tanya gitu?”. Ucapku
“Engga sih, mungkin mikirnya
aku lagi main bareng sama teman”. Ucap Bimasahari
Aku semakin bingung, yaudah sih aku jalanin saja dulu.
Kalau misalkan aku sibuk dan ga sempat buat animasi ya minggu depannya. Aku
juga terkadang menoton animasi punya teman-temanku untuk dijadikan refensi. Aku
juga suka nonton anime jepang untuk refresing supaya pikiran juga tidak stress
akibat mikirin animasi dan tugas sekolah.
Setelah itu aku bertanya kepada teman youtuberku, teman
satu sekolahku walaupun kita beda jurusan.
“Mike, kamu mau berhenti buat
youtube ga? Biar bisa fokus belajar?”.Ucapku
“Yah nanti lah, gampang itu
mah”. Ucap Mike
Bagian 3
Perjalanan yang dia lewati
Selama dia membuat video animasi, membuat gambarnya itu
butuh waktu lama dan prosesnya itu gak semudah yang kalian pikirkan. Apalagi
ketika rekaman suara, selalu saja motor lewat depan rumahnya. Dan terkadang
kalau sedangdi luar rumah enggak bisa rekaman.
“Maaf yah, aku lagi diluar
rumah nih, mungkin nanti malem aku rekamnya”. Ucapku
“Oh yaudah gak papa, nanti saja”.
Ucap teman animatorku
Seperti itulah ketika aku diajak kolab dan rasanya jadi
enggak enak keying ngajak kolabnya. Apalagi ketika Ibuku sedang menoton
Televisi.
“Ibu, Zahra mau rekaman suara
buat animasi, Televisinya boleh dimatiin dulu gak sebentar?”. Ucapku
“Ok”. Ucap ibuku
Jujur aku enggak enak minta tolong buat matiin
televisinya, tapi kalau engga kayak gitu nanti ada suara televisinya. Aku juga
bisa rekamannya waktu suasana hening. Kemudian aku kan main game terus main
ngecash Handphone aku. Dan aku mendengar suara aku yang di animasi. Ternyata
suara tersebut berasal dari HP ibu aku. Disitu aku malu banget, Ibu aku
menonton animasi buatan aku. Selain Ibuku, ada Ayahku jugayang nonton animasi
buatanku. Bahkan ketika aku lagi tiduran di kamar. Suara akunya itu di besarin
loh, aku pun jadi makin malu.
Dan pernah nih ketika aku dan teman-temank ke sekolah.
Terus kita duduk gitu, dan mereka ngomongin animasi aku di depan akunya langsung.
“eh kamu udah lihat animasi
buatan Zahra belum?”. Ucap Rio
“Belum, emang kenapa gitu?”.
Ucap Naufal
“Coba liat, sok searching
Zahra Ocs”. Ucap Jojo
Lalu mereka pun menyetel
animasi aku yang berjudul terlalu bersemangat, dan tentu saja suaranya itu
maksimal. Mereka pun tertawa terbahak-bahak.
“Wih pede banget Zahra”. Ucap
Jojo sambal ketawa
“iya ih pede banget”.Ucap Rio
“Syut diam kalian”.Ucap ku
“iya tapi bagus sih bisa
percaya diri wkwk”. Ucap Jojo.
Aku
sangat malu banget disitu, dan disisi lainaku senang ternyata video animasi aku
bisa menghibur mereka. Dan mereka juga menonton video aku.
Dan ketika awal membuat animasi nih, yang colab sama aku
itu dulu cuman sedikit. Namun lama-kelamaan bertambah jadi banyak, dalam
seminggu kira-kira ada 3-5 orang yang meminta colab bersamaku. Sampai ibuku
bertanya kepadaku.
“Kenapa ngerekam suara punya orang lain terus sih?”.
Ucap Ibuku
“Yah buat promosiin channel
aku juga, soalnya dideskripsi ditaruh nama dan linkchannel aku”. Ucapku
“Harusnya fokus saja membuat
animasi di channel sendiri”. Ucap Ibuku
“Iyah fokus kok, kan kemarin
udah upload”. Ucapku
Setiap aku rekaman untuk channel orang lain, entah kenapa
ibuku selalu begitu. Padahal selain promosi bisa juga untuk semakin akrab
dengan animator lain. Dan juga mereka bisa membantu kita untuk mempromosikan di
sosial media mereka. Ketika kita membutuhkan bantuan mereka yang mereka juga
bisa membantu kita. Selain itu juga kita bisa meminta saran kepada mereka
sebaiknya bagaimana dan ketika kita membutuhkan motivasi juga ataupun semangat
mereka menyemangati kita dan memberi kita motivasi yang baik.
Yah walaupun kita berbeda kota, provinsi, maupun pulau.
Kita juga masih sesame negara Indonesia, walau kita belum pernah bertemu satu
sama lain. Akan tetapi ikatan kekeluargaan kita sangatlah erat. Jika salah satu
teman kita membutuhkan bantuan kita akan membantu sebisa kita.
Kalau kalian lihat video pertamaku, itu suaranya kecil
banget soalnya disana aku masih pemalu. Di sana animasinya masih kaku soalnya aku
memakai 3 fps supaya bisa upload seminggu sekali, Dan juga di sana karakter
animasinya belum pas anatominya gitu dan masih banyak yang perlu diperbaiki
juga.
Suara noisenya pun kedengaran jelas, soalnya aku memakai
earphone murahan. Kualiasnya itu kurang bagus menurutku. Dan suatu hari
earphone tersebut rusak dan noisenya semakin membesar.
“Ayah, beliin Zahra headseat
daong, earphonenya rusak dan sebelumnya kalau pake earphone ada noisenya gitu
kurang enak didengar”. Ucapku
“Yaudah nanti ayah beliin”. Ucap
Ayahku
Dan
beberapa hari kemudian Ayahku bawa headset baru. Sebelumnya ayah aku pulang
kerumah seminggu sekali soalnya dia bekerja di luar kota. Aku pun berterima
kasih kepadanya sekarang suara rekaman animasi aku semakin membaik, masih ada
noisenya sih akan tetapi lumayan berkurang noisenya tersebut.
Disitu
aku senang banget dapat headseat baru, sebelumnya aku hanya memakai earphone.
Kini aku mempunyai Headseat, headseat ini lumayan enak untuk rekaman karena
noisenya itu hanya sedikit jika dibandingkan dengan earphone yang biasa aku
pakai. Selain itu juga enak untuk mendengarkan lagu atau musik. Kalau
earphonekan langsung dimasukin ke telinganya jadi kurang enak menurutku.
Sedangkan kalau headseat tidak dimasukan hanya di taruh di kepala saja.
Suatu hari karena tugas semakin banyak yang menggunakan
laptop. Zahra menabung menyisihkan uang jajannya dan dia kalau dapat uang Idul
Fitri dia tabungkan untuk membeli laptop. Kalau dia dikasih uang oleh kakeknya
dia tabungkan di celengan tabung uangnya sampai tabungan tersebut setelah
berbulan-bulan lamanya mencapai Rp1.000.000. Uang tersebut masih kurang untuk
membeli laptop maka dari itu Ayah aku pun menabung dan Dan Dia berikan tambahan
uang untuk membeli laptop tersebut seharga Rp2.000.000 jadi total tersebut
adalah Rp3.000.000.
Setelah
itu aku senang banget akhirnya mempunyai laptop dan sekarang atau itu aku pakai
untuk buat tugas sekolah buat Power Point, Word ataupun Google Meet aku pakai laptop
supaya lebih mudah diakses. Laptop tersebut dipakai untuk membaca naskah dan
sekarang membuat naskah animasi di laptop dulu aku nulisnya di buku kosong yang
tidak terpakai sampai kertasnya pun habis. Aku ingin mencoba bikin animasi di
laptop akan tapi aku belum tahu caranya dan software belum ada sedangkan Aku
juga belum mempunyai pen tab. Sebenarnya bisa sih dicoba memakai mouse akan
tetapi ketika aku mencobanya kurang enak dan hasil gambarnya pun kurang bagus.
Sebelumnya
di handphone aku tidak memakai stylus pen aku memakai jari soalnya aku tidak
mempunyai stylus pen. Ketika aku minjam stylus pen teman gambaranyya sangat
kaku dan hancur juga. Selain itu juga ketika aku pen tab punya teman lumayan
enak juga sih walaupun masih kaku soalnya belum terbiasa. Aku masih terbiasa
menggunakan handphone dan jari, lalu ketika aku mencoba pakai laptop temanku,
di rumahnya ketika kita main bersama gambarannya itu masih kaku dan jujur aku
masih belum mahir memakai pen tab tersebut.
Bagian 4
Dimanfaatkan
Sebelum tabs komunitasku
terbuka mereka biasanya setelah kolab mereka meminta promosikan di status WA
aku. Dan kini sekarang aku sudah membuka tabs komunitasku dan banyak orang yang
minta kolab sama aku. Aku sih senang-senang aja diajak colab sama mereka akan
tetapi setelah colab mereka meminta untuk dimasukkan ke dalam tabs komunitas
aku.
“Zahra, ini colab kita yang
dulu. Kamu masukin ke tabs komunitasmu dong”. Ucap Agus
“Iyah yang lain dulu yah
satu-satu, jangan sering-sering sharenya”. Ucapku
“LAH KOK YANG LAIN DULU
SIH?!!! HARUSNYA AKU DULU DONG KAN AKU YANG PERTAMA KALI NGAJAK KAMU KOLAB!!!”.
Ucap Agus
Disitu aku hanya diam saja aku
tidak membaca chat-an nya. Jujur aku nggak tahu suka sama dia sikapnya dia
keras kepala. Waktu diajak kulit aku juga dia minta rekaman suara secepatnya.
Padahal waktu itu aku sedang bermain di rumah teman SMP aku Setelah sekian lama
tidak bertemu dengannya.
“Zahra, mana rekamannya kok
belum sih?”. Ucap Agus
“Iya nanti sore atau malam
yah, aku lagi dirumah teman SMP nih lagi main, lagi diluar rumah jadi gak bisa
rekaman dulu”. Ucapku
Dia enggak ngechat lagi tuh, tapi setelah 2 jam berlalu
dia ngechat lagi. Dan menagih suara rekamanku.
“Mana rekamannya”. Ucap Agus
“Yah nantilah, aku masih main
nih”. Ucapku
“Pokoknya enggak mau tau,
harus sekarang rekamannya”. Ucap Agus
“Yaudah iya, aku pulang
sekarang nih”. Ucapku
Aku pun langsung pamitan sama temanku, aku bilangpadanya
kalau aku harus rekaman suara dulu.
“Fairuz, maaf yah aku pulang
dulu”. Ucapku
“Kenapa emangnya Zah?”.Ucap
Fairuz
“Aku harus rekaman suara nih. Ditagih
terus daritadi”. Ucapku
“Oh yaudah hati-hati ya Zah”.
Ucap Fairuz
Jujur aku engga enak pulang duluan, padahal sejak kita
berpisah di SMP kita jarang bertemu. Kita juga sekarang beda sekolah. Aku di
SMA sedangkan Fairuz di SMK. Di SMP juga kita beda kelas aku kelas A sedangkan
Fairuz kelas B. Akan tetapi kita selalu bersama ketika waktu istirahat untuk
jajan bersama atau pun dikegiatan OSIS.
Sesampainya disana aku lrekaman suara dan dikirim ke
Agus. Dan katanya suaraku udah kurang pas jadi aku ulang-ulang sampai menuruti
dia pas. lalu berhari-hari kemudian dia
mengupload video colab bersamaku. Dan ternyata dia tidak menggambar karakter
aku cuman suaranya saja. Jujur aku agak kecewa soalnya karakter aku tidak digambar.
Meskipun begitu namanya Channelku ada di judulnya dan ada deskripsinya, linknya
pun di cantumkan.
Dan satu bulan pun berlalu, kini
dia mau minta kolab balik. Waktu itu kebetulan aku ada project kolab animasi
sama Kak Yasyfi Bocah Pony.
“Eh Zah kolab balik dong aku
ke channel kamu gitu”. Ucap Agus.
“Hmm.. aku ada project kolab
sama Bocah Pony”. Ucapku
“Ya aku dulu lah baru Bocah
Pony”. Ucap Agus
“Tapi suara Kak Yasyfinya udah
ada dari minggu lalu” Ucapku
“Ya udah bertiga 3 saja lah
ditambahin gitu ada akunya”. Ucap Agus
Kemudian aku pun memberikan
naskah tambahan adegan akhir namun Agus mengirimkan Suaranya sangat lama dan
animasinya pun sudah selesai tinggal adegan bonusnya saja yang ada bagian Agusnya
karena udah udah mencapai hari Minggu dan belum kirim suara aku pun langsung
upload videonya tanpa memikirkan adengan bonus soalnya dia lama banget ngirim rekaman
suaranya.
Setelah itu kolab sama dia
nih, aku sudah mengirim naskah akan tetapi belum diberikan rekaman suaranya.
“Mana rekaman suaranya Agus?”.
Ucapku
“Aduh Zah, dirumah lagi rame
ini banyak orang”. Ucap Agus
Oke aku maklumi, soalnya kalau di rumah rame otomatis
nanti bakal ada suara tambahan dan hasilnya kurang bagus nanti. Besoknya aku
tagih lagi tuh rekaman suara Agusnya.
“Rekaman suaranya mana nih?”.
Ucap ku
“Disini lagi hujan Zah, jadi
gak bisa rekaman. Ucap Agus
Kita berbeda kota jadi aku gak tau disana beneran hujan
atau enggaknya. Berhari-hari berlalu dan rekaman suara darinya lama dan dia
engga ada kabar. Akhirnya aku memutuskan untuk kolab sama yang lain dulu.
“Agus, aku mau kolab ama yang
lain dulu yah”. Ucapku
“Jangan yang lain, pokoknya
harus aku dulu”. Ucap Agus
“Yaudah rekaman suaranya mana
nih?”. Ucapku
“Belum, nanti yah”. Ucap Agus
Disitu kesabaranku sangat diuji. Akhirnya seminggu
berlalu dan aku belum upload konten youtubeku, aku memutuskan untuk membuat
tutorial membuat karakter animasi. Setelah menungggu selama seminggu lebih. Dia
akhirnya memberikan suara rekamannya.
“Ini rekaman suaranya Zah”. Ucap
Agus
“Ok”. Ucapku
Aku pun langsung memproses animasi kolabku bersama Agus.
By The Way aku sebelumnya belum memproses soalnya harus ada rekaman suaranya
dulu, baru bisa di proses. Lalu setelah itu urusan aku dengan Agus pun selesai.
Namun setelah aku mempunyai tabs komunitas dan ngeshare video kolab Kak Adit
bersamaku. Agus langsung ngechat aku dan minta di masukin ke tabs komunitas
juga, aku sebenarnya hanya ngeshare yang aku share saja dan aku yang menawarkan
bukan mereka yang meminta. Aku lebih suka inisiatif sendiri dibanding dipaksa
sama orang lain. Setelah itu banyak animator ada lain yang minta video kolabnya
di Sharekan di komunitasku.
Sebenarnya aku ada niat buat mempromosikan di tabs
komunitas aku, tapi kalau maksa-maksa dan nagih terus ke akunya juga jadi males
gitu. Kalau animasinya dibuat dengan seniat mugkin sih enggak apa-apa. Lah
kalau animasinya asal jadi? Hadeh….
Meskipun dibantu promosikan untuk menambah subscriber dan
views itu tergatung kekitanya juga. Kalau animasinya asal jadi belum tentu
orang-orang mampir gitu, jadi menurut aku tingkatin dulu kualitas animasinya.
Jangan asal jadi dan gitu-gitu saja, yah kalau misalkan gak ada niat buat
kembangin. Nanti juga subscriber kamu ada perkembangan juga. Ingatlah sebanyak
usaha yang kamu keluarkan hasilnya pun akan sama dengan usaha kamu.
Usaha tidak akan menghianati hasil.
Bagian 5
Perjalanan mempromosikan Channel
Promosi
itu penting untuk menambah jumlah penonton dan jumlah subscriber kita. Dan aku promosi
di sosial media aku di Facebook, Instagram, Dan WhatsApp. Kemudian aku
mempromosikan channel aku di Facebook, di grup animasi yang aku cari sendiri di
Facebook. Lalu aku promosi lagi di grup youtuber Indonesia akan tetapi grup itu
ketika aku posting di komentarnya itu malah bilang subscribe balik dan saling
suka itu tidak baik dan melanggar aturan YouTube.
Aku
lihat postingan postingan yang lain juga inbox yang amanah saling subscribe dan
view selama 5 menit. Dan akupun keluar dari grup youtuber Indonesia apalagi
pernah nih Aku cari grup youtuber kebanyakan itu grup youtuber pemula dan
ketika kulihat postingan-postingan nya itu isinya subs4subs atau saling
subscribe perlu diketahui hal itu merugikan pihak YouTube dan cara seperti itu
tidak baik untuk dilakukan. Akhirnya aku promosi di grup gambar soalnya
animasikan kumpulan gambar yang digerakkan ditambah oleh suara. Jadi masih ada
kaitannya gitu antara gambar dan animasi.
“Kakak tolong mampir di
channel aku dong” Ucap seseorang
“Boleh-boleh”. Ucapku
Sebelumnya kalau kalian mau promosi nih kalian gunakan
kosakata yang yang tidak langsung ke intinya alias pakai basa-basi dulu lah
jangan langsung to the point.
“Subscribe channel aku dong”.
Ucap seseorang
Banyak orang selalu memakai
kata-kata seperti itu padahal sebenarnya ada kata yang lebih baik, aku selalu
menemukan kata-kata seperti itu. Aku kasih tahu yah cara promosi yang baik dan
benar.
“Permisi...Aku boleh minta
gak?”. Ucapku
“Boleh mau minta tolong apa”.
Ucap Temanku
“Tolong bantu promosiin
channel aku dong”. Ucapku
“Oke siap”. Ucap Temanku
Lalu aku langsung memberikan
link channelku untuk dipromosikan. Nah itu tips promosi dari aku, Jadi kalian
jangan langsung bilang subscribe aku dong tapi sekalian ganti jadi tolong bantu
promosikan channel aku dong. Dan kalian juga tunggu dulu respon dari mereka
kalau mereka sudah merespon baru kalian kirim tinggal lihat kalau mereka diam
kita bertanya.
“Hmm.. “. Ucap Temanku
“Boleh enggak nih”. Ucapku
“Ya udah boleh mana linknya?”.
Ucap Temanku
“Wah makasih banyak”. Ucapku
“Iya sama-sama”. Ucap Temanku
Ketika kalian dibantu
promosikan oleh teman kalian jangan lupa terima kasih karena itu penting.
Jangan sampai ketika kita udah share link channel kita, kitanya malah
menghilang jadi kalau kayak gitu seakan kita dating untuk promosikan
channelkita doang. Jangan seperti ini.
“Hai semuanya Tolong bantu
subscribe channel aku dong jangan lupa like comment dan sharenya ya (Langsung
kirim link channel)”. Ucap Seseorang
Setelah itu seseorang tersebut langsung menghilang, dan
datang lagi pas mau promosi lagi. Promosinya itu tiap hari di grup yang sama,
pagi siang sore malam dia promosi. Kalau ak sih cukup sekali saja seharinya di
grup yang berbeda. Maka dari itu dulu grup ada banyak gitu sampai-sampai
Whatsappku ngelag dan aku terpaksa keluar dari grup tersebut.
Sebelum aku keluar, aku mengucapkan terimakasih dann
memintamaaf soalnya kouta dan memmori aku cepat habis. Dan memori cepat habis
itu bukan karena aku lupa setting otomatis download gambar/video tetapi karena
stiker. Untuk stiker sendiri itu gak bisa di setting jadi tiap harinya ada
ribuan stiker di memoriku. Dan kouta aku pun cepat habis deh gara-gara otomati
download stiker Whatsapp.
Dan ketika kalian baru membuat animasi nih. Coba kalian
promosi menggunakan kata-kata ini.
“Hai semuanya, saya animator
baru disini. Tolong kritik dan sarannya dong”
Dengan kata-kata seperti itu otomatis orang-orang
penasaran dan ingin memberikan kritik saran supaya channel animasi kamu berkembang
menjadi lebih baik lagi. Ketika orang memberikan kritik maupun saran, mereka
punya caranya tersendiri. Terkadang ada saja kta-kata yang kurang enak seperti
ini.
“Animasinya jelek, gak jelas”.
Nah kita ambilsaja sisi positifnya, itu artinya kita
harus tingkatin kualitas animasi kita dan pembawaan ceritanya juga harus jelas
gitu. Jangan ambil ke hati yang negatinya anggap saja itu sesuatu yang dapat
membuatmu berkembang menajdi lebih baik. Walaupun caranya salah akan tetapi
tiap orang itu mempunyai caranya sendiri.
Ketika kalian au memberikan
saran nih, sebaiknya gunakan kata-kata yang lebih enak di dengar.
“Animasinya kurang bagus, coba
kamu bagusin lagi”.
“Animasinya agak kaku, coba
tingkatin fps nya”.
“Suara animasinya kurang
jelas, coba suaranya jelasin”.
Nah saran-saran seperti ini akan sangat membantu bagi
animator pemula. Coba kalian share ke teman animasi kalian. Kalian tanya apa
yang kurang dari animasi buatan kalian. Saran-saran mereka akan sanagt membantu
soalnya terkadang kita tidak tahu apa yang kurang dari animasi buatan kita.
Bagian 6
Tips membuat animasi
Di sini aku mau memberikan tips membuat animasi biar
hasilnya bagus. Ketika kalian membuat naskah animasi, coba kalian panjangkan
naskahnya supaya durasi video animasinya tidak begitu singkat. Kalau animasi strip
atau animasi pendek itu minimal 30 detik sampai 1 menit. Sedangkan kalau
animasi pengalaman seperti aku itu 2-5 menitan.
Lalu ketika kalian membuat karakter animasi, buatlah
karakter se simple mungkin. Akan tetapi haru ada ciri khasnya juga. Kenapa
harus se simpel mungkin? Karena animasi itu kumpulan gambar yang di gerakin.
Maka dari itu kalau kita buat karakter animasi yang ribet nih, justru itu akan
membuat kita sendiri yang capek. Dan ketika kita diajak colab kasihan ke
merekanya juga yang ngajak kolab harus bikin karakter kamu yang ribet dan
susah.
Kemudian ketika kalian membuat gambar-gambar untuk
animasi, coba kalian copy paste karakter kalian terus tinggal ubah mulut
mata dan tangannya. Jadi kalian tidak perlu membuat kepala badan dan yang
lainnya.
Setelah itu
rekaman suara, coba kalian rekam suara kalian di tempat yang sepi yang hening. Kalau
kalian punya microphone rekam pakai itu, atau kalau kalian punya headseat
pakai itu. Kalaupun cuman earphone tidak apa-apa pakai itu atau
kalian hanya mempunyai handphone bisa direkam dengan posisi hp ke depan
dan jarak dengan layer sekitar sepuluh centimeter. Jika kalian rekaman, kalian
harus menjaga jarak dengan microphone tersebut, jangan terlalu dekat dan
jangan terlalu jauh. Jangan lupa juga untuk mengedit suara supaya jernih dan noise
nya berkurang.
Ketika proses animasi dahulukan semua suara sudah
selesai, biar gerakan mulut sesuai dengan suaranya. Untuk membuat animasi coba
kalian bikinnya per bagian atau per part, Soalnya jika di sekaliguskan
akan membutuhkan waktu yang lama. Sebaiknya kalian cicil sedikit demi sedikit,
kalau ada suara diam yang berlebih kalian bisa memotongnya di tiap bagian
tersebut.
Biodata Penulis
Tidak ada komentar:
Posting Komentar