Sabtu, 19 September 2020

Kisah menjadi seorang animator

Kisah Menjadi Seorang Animator

By : Zahra Ocs

Bagian 1
Awal mula membuat animasi

            Ada seorang anak perempuan bernama Zahra. Dia menyukai animasi yang ada di telivisi waktu dia kecil. Animasinya yaitu Spongebob, Doraemon, Tom & Jerry, dan sebagainya. Sejak itu dia suka menggambar ketika ada waktu luang. Lalu suatu hari dia melihat episode doraemon dimana suneo dan dorami sedang rekam suara animasi. Nah di situ dia ingin menjadi pengisi suara gitu.

            Bertahun-tahun berlalu,  Zahra sudah tumbuh menjadi siswa SMA. Sebelumnya dia suka menonton animasi di youtube, yaitu HR Gram Studio dan Bocah Pony. Suatu hari salah satu channel youtube itu Bocah Pony membuat tutorial membuat animasi di handphone. Sebelumnya Zahra tidak mempunyai laptop, dia menyerah soalnya dia hanya mempunyai handphone. Lalu dia pun menggambar dan mencoba membuat animasi sederhana.

            Dia sangat suka dengan animasi yang dia buat walaupun cuman animasi stickman. Lalu dia berpikir kenapa dia gak isi suara di animasi buatannya? Perlahan-lahan dia membuat animasi namun dia tidak ada waktu buat animasi tersebut. Tugas yang dia dapat pun sangat banyak, jadi dia mengurungkan niatnya untuk menjadi animator.

            Berbulan-bulan berlalu, pandemi corona menyerang Indonesia. Sehingga sekolah pun diliburkan selama dua minggu. Disana dia hanya menggambar di buku gambarnya. Namun setelah itu dia bosan banget karena sekarang sekolah dilakukan secara online, dia pun ingin memulai menjadi animator tapi masih ragu. Lalu dia meminta saran kepada temannya yang menjadi seorang youtuber.

“Mike, aku mau mencoba membuat animasi nih! Menurut kamu gimana?” Ucapku.

“Yah, tinggal dibuat saja.” Ucap Mike.

“Tapi, aku takut kalau sedikit yang nonton dan subscribe channel aku.”  Ucapku. 

“Kamu jangan terlalu mikirin berapa orang yang nonton atau yang subscribe channel kamu, kamu fokus berkarya saja. Pikirin gimana caranya kita menghibur orang banyak di youtube.” Ucap Mike.

Mendengar ucapan Mike, aku pun akhirnya memutuskan untuk membuat animasi. Dia mulai membuat video pertamanya tentang perkenalan dirinya. Lalu setiap harinya dia membuat animasi. Hari Senin dan Selasa itu naskah dan gambar-gambarnya. Hari Rabu dan Kamis rekam dan edit suara. Hari Jumat dan Sabtu gerakin gambarnya atau nganimasiinnya. Dan di hari minggunya dia upload video animasinya. Awal dia membuat animasi yang nontonnya sedikit. Namun dia mencoba untuk masuk ke grup animasi yang ada di facebook. Dia promosi disana dan perlahan-lahan jumlah penontonya bertambah sedikit demi sedikit.

Suatu hari dia ada ulangan harian, tapi sesudah ulangan atau ada jam kosong dia masih menyempatkan diri membuat animasi. Akan tetapi karena ketidaksanggupannya untuk upload seminggu sekali akhirnya dia tidak bisa upload video.

Setelah ulangan dan semua tugas selesai dia langsung bergegas membuat animasi. Lalu setelah dia membuat beberapa video dia akhirnya memutuskan untuk kolaborasi bersama youtube lain. Dan youtuber yang diajak kolaborasi itu adalah temannya sendiri Mike.

“Mike kamu mau gak kolab sama aku?” Ucapku.

“Boleh tapi aku harus ngomong apa?” Ucap Mike.

“Hmm aku kasih naskah kalau udah ada ceritanya nanti kamu tinggal rekam suara yang ada di naskah aku saja.” Ucapku.

“Oke siap!” Ucap Mike.

Lalu setelah itu dia pun membuat gambar-gambar sesuai naskahnya sambil menunggu suara dari Mike. Setelah dia mendapatkan rekaman suara dari Mike lalu dia langsung membuat animasi nya akan tetapi ketika dia sudah selesai dan ingin menyetorkan karakter Mike ternyata tidak sesuai dengan keinginannya seharusnya dia tanya dulu kepada temannya mau seperti apa tetapi dia mengambil karakter dari foto profil youtubenya.

“Maaf ya udah aku bikin karakter gambarnya seperti ini kalau mau buat ulang takutnya ke kejar deadline belum lagi tugas sekolah.” Ucapku dengan rasa bersalah.

“Yaudah enggak papa kalau begitu itu, semangat edit animasinya Zahra aku tunggu videonya.” Ucap Mike.

“Oke sip.” Ucapku

Lalu setelah animasinya selesai lalu dia mengupload ke channel youtube nya yaitu Zahra Ocs. Kemudian dia mengirimkan link video kolaborasi bersama temannya Mike ke status WhatsApp nya di mana teman-teman sekolahnya melihat dan langsung menonton videonya. Tak lama sesudah itu dia akhinya mendapatkan seratus subscriber, dan dia membuat sesi QnA atau yang biasa kita sebut sesi tanya jawab. Dan kebanyakan pertanyaannya sama, mereka menanyakan dia punya pacar atau tidaknya. Disana dia hanya mengambil sedikit pertanyaannya. Kemudian sesudah itu mempunyai rencana untuk kolaborasi bersama salah satu inspirasinya yaitu Bocah Pony. Dan setelah dia mengirimkan naskahnya hanya dalam waktu kurang lebih dua jam. Suara tersebut sudah di rekam. Yang paling membuat dia tertawanya itu di akhir rekaman ada bonus verifikasi bahwa video tersebut hanya rekayasa dan engga beneran.

Dan setelah dia mengupload videonya jumlah penonton sangatlah banyak, dia terkejut melihatnya lalu beberapa saat setelah dia mengupload video. Di situ aku tertawa aku kirim naskah di mana buat telepon itu gombalin aku lucu banget kayaknya dan kebanyakan penonton juga suka dan lucu mendengarnya kata mereka ketawa.

Dan kini video tersebut jadi video dengan jumlah penonton terbanyak dalam channelnya. Dia pun berterima kasih kepada para penoton, berkatnya jumlah subscriber dan penontonnya bertambah dengan pesat Lalu setelah itu dia berkenalan dengan Bocah Pony ternyata orangnya baik dan ramah itu meskipun sibuk. Dia selalu menyempatkan diri untuk membalas chat dari aku.

Aku pun selalu bertanya-tanya kepada dia seputar animasi dan seputar youtube dia pun menjawab yang dia tahu gitu. Dan aku juga nanya tugas matematika kepada dia soalnya dia jago matematika dan tugasku dibantu sama Bocah Pony. Soalnya waktu itu aku tidak mengerti dan lupa caranya dan dia mengerjakan tugas sekolah ku.

Tnumbnail di bikin oleh orang yang ingin membuatnya yang ada waktu luang terus untuk layar akhirnya yang nama channel dan foto profilnya itu dibikin oleh satu orang jadi kita cuman ambil yang PNG transparan ya atau pakai Green Screen nya nanti kita tinggal edit untuk layar akhir sendiri-sendiri. Dan disitu aku senang banget tuh jadi makin kenal sama animator lainnya jadi makin akrab gitu. Bahkan setelah kolab besar-besaran ada yang ngajak aku kolab di channelnya.

Lalu setelah itu aku membuat animasi pengalaman karena banyak sekolah dan tidak ada waktu luang selama dua minggu ini. Maka dari itu aku pikir mungkin yang nontonnya bakal sedikit dan ya yang kaldian lihat channel aku subscribernya juga sedikit. Tapi tidak masalah selama ada yang menonton, ternyata ini banyak banget penontonnya. Ini video kedua aku yang terbanyak nonton ya video ini lima menitan lebih lama dari biasanya. Biasanya aku bikin dua menit sampai tiga menit untuk animasi pengalaman.

Dan banyak respon positif di video tersebut. Mereka bilang makin keren animasi nya makin bagus. Nah di situ aku senang banget itu aku nggak nyangka mereka menjadi sangat suka terhadap video animasi aku kira mereka akan kecewa karena aku uploadnya lama tapi mereka senang banget gitu aku terharu mendengarnya.

Disitu subscriberku sudah mencapai 500 subscriber dalam waktu empat bulan ini aku nggak tahu kenapa bisa kayak gini dan aku promosi ke grup Facebook grup gambar dari grup animasi bertambah cepat dalam beberapa hari terakhir bulan September awal nah di situ ketika aku upload video terbaru sudah mencapai 1000 subscriber. Aku pun langsung buka tabs komunitas. Aku mengucapkan terima kasih kepada para penonton setdia aku, berkat mereka channel aku sudah mencapai 1000 subscriber dalam waktu kurang lebih tiga minggu ini aku nggak nyangka banget aku. Ternyata banyak yang suka video aku juga, meskipun ada beberapa yang kurang suka tapi tidak masalah selama mereka masih tetap menonton video ku. Dan pada saat itu teman animasi kaget gitu mereka juga iri kepada aku.

“Kenapa bisa secepat itu sih, kan kemarin baru 500 subscriber! Kok bisa tiba-tiba 1000 subscriber sih?” Ucap teman animatorku.

“Ya kamu sering-sering promosi saja di sosial media kamu kamu promosi di Instagram, WhatsApp, Facebook, Twitter, Discord terserah kamu, terus kamu juga kolaborasi bersama animator yang lainnya kalau mereka mau ajak sama kamu ya kamu terima saja soalnya itu bisa mempromosikan channel kamu gitu. Nanti link kamu ditaruh di deskripsi video. Terus kamu juga harus tingkatkan kualitas animasi nya jangan gitu-gitu saja kamu harus panjangin lagi durasi dari biasanya nah terus kamu juga rajin upload video minimal seminggu sekali kalau kamu tidak bisa mengupload video kamu harus skasih kabar di sosial media kamu, supaya para penonton kamu jadi tahu gitu alasan kenapa kamu bisa upload video.” Ucapku.

Berhari-hari berlalu dan aku berkenalan dengan salah satu animator terkenal yaitu Amir Moci aku chat-an sama dia dan orangnya juga baik dan ramah terus aku nanya-nanya seputar animasi gitu.

“Apakah ada grup discord animasi.” Ucapku.

“Ada Cuman khusus bukan anak kecil gitu Soalnya kalau ada anak kecil susah juga  sih.” Ucap Kak Amir.

“ Wah kalau ada aku mau ikut gabung dong.” Ucapku.

“ Umur kamu berapa emangnya Zah?”.Ucap Kak Amir.

“ Umur aku 16 tahun.”Ucapku.          

“ Oh ya udah ini linknya kamu jangan dikasih ke sdiapa-sdiapa ya soalnya itu bro tertutup hanya orang-orang tertentu yang bisa masuk.” Ucap Kak Amir.

“ Oh oke makasih banyak santai kok aku nggak akan kasih ke siapa-siapa linknya.” Ucapku.

Lalu akupun masuk ke grup discord tersebut dan ternyata banyak animator-animator yang terkenal seperti Genimate, Bocah Pony, Topi Sihir, HR Gram Studio dan masih banyak lagi aku nggak nyangka masuk ke grup animator terkenal¸ sedangkan aku kan masih animator baru kurang lebih 5 bulan aku membuat animasi dan subscriber aku juga baru sedikit. Dan disitu aku seneng banget bisa berkenalan sama mereka semua.


 

Bagian 2
Kesulitan yang dihadapi

            Ketika aku masuk grup animasi discord tersebut aku orangnya pemalu gitu aku belum kenal mereka ya Ada sih yang kau kenal tuh Kak Amir dan Kak Yasyfi. Kak Yasyfi itu Bocah Pony dan Kak Amir itu Amir Moci. Untuk animator lainnya seperti Topi Sihir, HR Gram Studio, dan yang lainnya. Aku nggak terlalu dekat sama mereka tapi aku kenal mereka dan juga sih untuk awal-awal tapi lama kelamaan enggak kok biasa aja.

Lalu kan masuk ke Room Voice itu nah di situ kita ngobrol dan aku di mute suaranya soalnya aku malu, terus kata mereka coba dong matiin mute-nya. Lama kelamaan nggak papa ngobrol sama mereka udah terbiasa kok jadi engga malu-malu lagi. Dan ya di sana kita saling bicara sama satu lain yang saling menanyakan animasi gitu deh.

Dan disana juga kita main game bareng, seru banget pokoknya. Kita pun lama-kelamaan jadi akrab gitu. Kita main gamenya pake suara gitu, jadi makin seru deh. Kita tertawa disana, dan aku juga kalau ada yang butuh saran atau masukan suka dikasih sama mereka. Jika dari salah satu mereka membutuhkan bantuan mereka selalu membantu sebisanya, jika tidak bisa mereka akan menjawab serta memberikan alasannya. Mereka selalu merespon orang yang berbicara, walaupun tempat tinggal kita berbeda dan jauh tapi mereka semua terikat hubungan kekeluargaan yang erat.

Suatu hari ketika aku mengupload video terbaru yang udah aku edit sekian lamanya. Pas aku cek analisis videonya ternyata banyak yang dislike sampai 20an bahkan sekarang sudah mencapai 30 an. Aku sangat kecewa dan aku pun kaget banget aku nggak nyangka kenapa dislikenya itu ada banyak padahal aku udah edit dengan niat bisa aku udah aku luangkan waktu istirahat aku udah membuat animasi Aku kecewa banget waktu itu.

Di situ aku merasa hancur dan enggak tahu harus gimana. Aku langsung memberikan analisis videonya ke teman-teman aku di grup discord. Mereka juga kaget kenapa bisa banyak dislikenya, mereka bilang yang sabar saja dan jadikan itu sebagai semangat untuk buat animasi. Bahkan banyak komentar-komentar yang nggak baik yang membuat aku jatuh mereka komentarnya negatif tentang video aku udah aku udah buat animasi selama beberapa hari ini.

“Wah serem banget itu”. Ucap kak yasyfi

“aku jadi ngedrop banget kak”. Ucapku

“Salah sistemnya itu, nanti aku bantu”. Ucap kak yasyfi

Beberapa saat kemudian dia beneran membantu aku, animator yang terkenal dia membantu aku melawan komentar-komentar tersebut, dia turun tangan langsung bantu aku yaitu salah satu inspirasi aku membutanimasi yaitu Bocah Pony, aku sangat terharu dan buatku sedikit membaik. Lalu ada teman-teman yang memberikan saran kepadaku.

“Coba kamu sembunyikan like dan dislikenya”. Ucap Ran Ren

“Caranya gimana itu?”. Ucapku

“Kamu ke youtube studio aplikasi yang di handphone, terus ke edit video dan setelan lanjutan lalu matikan pengguna dapat melihat rating untuk video anda”. Ucap Ran Ren.

            Dan aku mencoba saran yang diberikan oleh Ran Ren dan ternyata bisa disembunyikan aku lega sekali di situ dan berterima kasih kepada dirinya.

“Makasih ya jumlah dislikeku sudah bisa disembunyikan”. Ucapku

“Iya sama-sama, kamu yang sabar saja yah. Aku juga pernah mengalami hal itu sampai aku hapus videonya”. Ucap Ran Ren.

“Iyah”. Ucapku

“Dulu Bocah Pony juga pernah ngedrop gara-gara hate komen ketika dia awal-awal sukses, tetap semangat terus yah”. Ucap Ran Ren

“Iya makasih banyak”. Ucapku

            Ternyata animator terkenal juga pernah mengalamai yang dialami aku sekarang, dan sekarang udah terbiasa. Dan berhari-hari berlalu kini jumlah like dan dislikenya sudah ada jarak yang agak jauh. Walaupun setengah dari like itu dislike sekarang udah tidak apa-apa. Akan ku jadikan sebagai alat untuk membuatku terus berkembang dan lebih baik lagi.

            Setelah aku membaca semua komentar, mereka bilang suaraku mirip cowok. DIsitu aku sedih sekaligus bingung juga gitu.

“Hai guys, setelah aku cek semua komentar, alasan videoku banyak dislikenya ternyata karena suaraku mirip cowok”. Ucapku

“Ada-ada saja”. Ucap Kak Genimate

“Kok bisa sih?”. Ucap Slepi

“Yah aku juga ga tau, malah dibilang cba pake apliaksi pengubah suara wkwk”. Ucapku

“Aduh parah-parah”. Ucap Slepi

            Jujur sih suaraku itu berat tapi di aslinya ga terlalu kok. Mungkin karena efek rekamannya. Kayaknya aku harus naikan nada aku supaya kedengaran seperti perempuan. Menurut aku sih suaraaku ini unik gitu, bisa dijadikan ciri khas juga. Soalnya jarang gitu perempuan yang nadanya sedang, kebanyakan nada perempuan yang udah dewasa itu tinggi.

            Walaupun aku sudah mencapai 1000 subscriber akan tetapi ini masih jauh masih 200 jam tayang sedangkan syaratnya pun minimal harus 4000 jam tayang itu sangat jauh gitu. Dan aku juga sudah kelas 12 SMA tahun depan aku lulus dan kuliah aku harus fokus belajar dan tugas sekolah sangat banyak .Kayaknya aku harus berhenti dulu mungkin kuliah atau tahun depan aku lanjut tapi aku juga bingung gitu.

            Kemudian aku pun bertanya kepada mereka yang kelas 6,9, dan 12. Di grup animasi WhatsApp. Soalnya aku butuh solusi untuk masalah berhenti animasik

“Eh kalian yang udah kelas 6 SD, 9 SMP, 12 SMA. Kalian mau berhenti buat animasi gak? Biar bisa fokus belajar gitu”. Ucapku

“Kalau aku sih 2 minggu sebelum ujian”. Ucap Samudra

“Kalau aku gimana nanti saja sih”. Ucap Bimasahari

“Emang Bima engga disuruh berhenti animasi sama orang tua?”. Ucapku

“Orang tua aku juga engga tahu kalau aku bikin animasi”. Ucap Bimasahari

“Pas kamu rekam suara, engga di tanya gitu?”. Ucapku

“Engga sih, mungkin mikirnya aku lagi main bareng sama teman”. Ucap Bimasahari

            Aku semakin bingung, yaudah sih aku jalanin saja dulu. Kalau misalkan aku sibuk dan ga sempat buat animasi ya minggu depannya. Aku juga terkadang menoton animasi punya teman-temanku untuk dijadikan refensi. Aku juga suka nonton anime jepang untuk refresing supaya pikiran juga tidak stress akibat mikirin animasi dan tugas sekolah.

            Setelah itu aku bertanya kepada teman youtuberku, teman satu sekolahku walaupun kita beda jurusan.

“Mike, kamu mau berhenti buat youtube ga? Biar bisa fokus belajar?”.Ucapku

“Yah nanti lah, gampang itu mah”. Ucap Mike

           

 

 

 


 

Bagian 3
Perjalanan yang dia lewati

            Selama dia membuat video animasi, membuat gambarnya itu butuh waktu lama dan prosesnya itu gak semudah yang kalian pikirkan. Apalagi ketika rekaman suara, selalu saja motor lewat depan rumahnya. Dan terkadang kalau sedangdi luar rumah enggak bisa rekaman.

“Maaf yah, aku lagi diluar rumah nih, mungkin nanti malem aku rekamnya”. Ucapku

“Oh yaudah gak papa, nanti saja”. Ucap teman animatorku

            Seperti itulah ketika aku diajak kolab dan rasanya jadi enggak enak keying ngajak kolabnya. Apalagi ketika Ibuku sedang menoton Televisi.

“Ibu, Zahra mau rekaman suara buat animasi, Televisinya boleh dimatiin dulu gak sebentar?”. Ucapku

“Ok”. Ucap ibuku

            Jujur aku enggak enak minta tolong buat matiin televisinya, tapi kalau engga kayak gitu nanti ada suara televisinya. Aku juga bisa rekamannya waktu suasana hening. Kemudian aku kan main game terus main ngecash Handphone aku. Dan aku mendengar suara aku yang di animasi. Ternyata suara tersebut berasal dari HP ibu aku. Disitu aku malu banget, Ibu aku menonton animasi buatan aku. Selain Ibuku, ada Ayahku jugayang nonton animasi buatanku. Bahkan ketika aku lagi tiduran di kamar. Suara akunya itu di besarin loh, aku pun jadi makin malu.

            Dan pernah nih ketika aku dan teman-temank ke sekolah. Terus kita duduk gitu, dan mereka ngomongin animasi aku di depan akunya langsung.

“eh kamu udah lihat animasi buatan Zahra belum?”. Ucap Rio

“Belum, emang kenapa gitu?”. Ucap Naufal

“Coba liat, sok searching Zahra Ocs”. Ucap Jojo

Lalu mereka pun menyetel animasi aku yang berjudul terlalu bersemangat, dan tentu saja suaranya itu maksimal. Mereka pun tertawa terbahak-bahak.

“Wih pede banget Zahra”. Ucap Jojo sambal ketawa

“iya ih pede banget”.Ucap Rio

“Syut diam kalian”.Ucap ku

“iya tapi bagus sih bisa percaya diri wkwk”. Ucap Jojo.

Aku sangat malu banget disitu, dan disisi lainaku senang ternyata video animasi aku bisa menghibur mereka. Dan mereka juga menonton video aku.

            Dan ketika awal membuat animasi nih, yang colab sama aku itu dulu cuman sedikit. Namun lama-kelamaan bertambah jadi banyak, dalam seminggu kira-kira ada 3-5 orang yang meminta colab bersamaku. Sampai ibuku bertanya kepadaku.

“Kenapa  ngerekam suara punya orang lain terus sih?”. Ucap Ibuku

“Yah buat promosiin channel aku juga, soalnya dideskripsi ditaruh nama dan linkchannel aku”. Ucapku

“Harusnya fokus saja membuat animasi di channel sendiri”. Ucap Ibuku

“Iyah fokus kok, kan kemarin udah upload”. Ucapku

            Setiap aku rekaman untuk channel orang lain, entah kenapa ibuku selalu begitu. Padahal selain promosi bisa juga untuk semakin akrab dengan animator lain. Dan juga mereka bisa membantu kita untuk mempromosikan di sosial media mereka. Ketika kita membutuhkan bantuan mereka yang mereka juga bisa membantu kita. Selain itu juga kita bisa meminta saran kepada mereka sebaiknya bagaimana dan ketika kita membutuhkan motivasi juga ataupun semangat mereka menyemangati kita dan memberi kita motivasi yang baik.

            Yah walaupun kita berbeda kota, provinsi, maupun pulau. Kita juga masih sesame negara Indonesia, walau kita belum pernah bertemu satu sama lain. Akan tetapi ikatan kekeluargaan kita sangatlah erat. Jika salah satu teman kita membutuhkan bantuan kita akan membantu sebisa kita.

            Kalau kalian lihat video pertamaku, itu suaranya kecil banget soalnya disana aku masih pemalu. Di sana animasinya masih kaku soalnya aku memakai 3 fps supaya bisa upload seminggu sekali, Dan juga di sana karakter animasinya belum pas anatominya gitu dan masih banyak yang perlu diperbaiki juga.

            Suara noisenya pun kedengaran jelas, soalnya aku memakai earphone murahan. Kualiasnya itu kurang bagus menurutku. Dan suatu hari earphone tersebut rusak dan noisenya semakin membesar.

“Ayah, beliin Zahra headseat daong, earphonenya rusak dan sebelumnya kalau pake earphone ada noisenya gitu kurang enak didengar”. Ucapku

“Yaudah nanti ayah beliin”. Ucap Ayahku

Dan beberapa hari kemudian Ayahku bawa headset baru. Sebelumnya ayah aku pulang kerumah seminggu sekali soalnya dia bekerja di luar kota. Aku pun berterima kasih kepadanya sekarang suara rekaman animasi aku semakin membaik, masih ada noisenya sih akan tetapi lumayan berkurang noisenya tersebut.

Disitu aku senang banget dapat headseat baru, sebelumnya aku hanya memakai earphone. Kini aku mempunyai Headseat, headseat ini lumayan enak untuk rekaman karena noisenya itu hanya sedikit jika dibandingkan dengan earphone yang biasa aku pakai. Selain itu juga enak untuk mendengarkan lagu atau musik. Kalau earphonekan langsung dimasukin ke telinganya jadi kurang enak menurutku. Sedangkan kalau headseat tidak dimasukan hanya di taruh di kepala saja.

            Suatu hari karena tugas semakin banyak yang menggunakan laptop. Zahra menabung menyisihkan uang jajannya dan dia kalau dapat uang Idul Fitri dia tabungkan untuk membeli laptop. Kalau dia dikasih uang oleh kakeknya dia tabungkan di celengan tabung uangnya sampai tabungan tersebut setelah berbulan-bulan lamanya mencapai Rp1.000.000. Uang tersebut masih kurang untuk membeli laptop maka dari itu Ayah aku pun menabung dan Dan Dia berikan tambahan uang untuk membeli laptop tersebut seharga Rp2.000.000 jadi total tersebut adalah Rp3.000.000.

Setelah itu aku senang banget akhirnya mempunyai laptop dan sekarang atau itu aku pakai untuk buat tugas sekolah buat Power Point, Word ataupun Google Meet aku pakai laptop supaya lebih mudah diakses. Laptop tersebut dipakai untuk membaca naskah dan sekarang membuat naskah animasi di laptop dulu aku nulisnya di buku kosong yang tidak terpakai sampai kertasnya pun habis. Aku ingin mencoba bikin animasi di laptop akan tapi aku belum tahu caranya dan software belum ada sedangkan Aku juga belum mempunyai pen tab. Sebenarnya bisa sih dicoba memakai mouse akan tetapi ketika aku mencobanya kurang enak dan hasil gambarnya pun kurang bagus.

Sebelumnya di handphone aku tidak memakai stylus pen aku memakai jari soalnya aku tidak mempunyai stylus pen. Ketika aku minjam stylus pen teman gambaranyya sangat kaku dan hancur juga. Selain itu juga ketika aku pen tab punya teman lumayan enak juga sih walaupun masih kaku soalnya belum terbiasa. Aku masih terbiasa menggunakan handphone dan jari, lalu ketika aku mencoba pakai laptop temanku, di rumahnya ketika kita main bersama gambarannya itu masih kaku dan jujur aku masih belum mahir memakai pen tab tersebut.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bagian 4
Dimanfaatkan

Sebelum tabs komunitasku terbuka mereka biasanya setelah kolab mereka meminta promosikan di status WA aku. Dan kini sekarang aku sudah membuka tabs komunitasku dan banyak orang yang minta kolab sama aku. Aku sih senang-senang aja diajak colab sama mereka akan tetapi setelah colab mereka meminta untuk dimasukkan ke dalam tabs komunitas aku.

“Zahra, ini colab kita yang dulu. Kamu masukin ke tabs komunitasmu dong”. Ucap Agus

“Iyah yang lain dulu yah satu-satu, jangan sering-sering sharenya”. Ucapku

“LAH KOK YANG LAIN DULU SIH?!!! HARUSNYA AKU DULU DONG KAN AKU YANG PERTAMA KALI NGAJAK KAMU KOLAB!!!”. Ucap Agus

Disitu aku hanya diam saja aku tidak membaca chat-an nya. Jujur aku nggak tahu suka sama dia sikapnya dia keras kepala. Waktu diajak kulit aku juga dia minta rekaman suara secepatnya. Padahal waktu itu aku sedang bermain di rumah teman SMP aku Setelah sekian lama tidak bertemu dengannya.

“Zahra, mana rekamannya kok belum sih?”. Ucap Agus

“Iya nanti sore atau malam yah, aku lagi dirumah teman SMP nih lagi main, lagi diluar rumah jadi gak bisa rekaman dulu”. Ucapku

            Dia enggak ngechat lagi tuh, tapi setelah 2 jam berlalu dia ngechat lagi. Dan menagih suara rekamanku.

“Mana rekamannya”. Ucap Agus

“Yah nantilah, aku masih main nih”. Ucapku

“Pokoknya enggak mau tau, harus sekarang rekamannya”. Ucap Agus

“Yaudah iya, aku pulang sekarang nih”. Ucapku

            Aku pun langsung pamitan sama temanku, aku bilangpadanya kalau aku harus rekaman suara dulu.

“Fairuz, maaf yah aku pulang dulu”. Ucapku

“Kenapa emangnya Zah?”.Ucap Fairuz

“Aku harus rekaman suara nih. Ditagih terus daritadi”. Ucapku

“Oh yaudah hati-hati ya Zah”. Ucap Fairuz

            Jujur aku engga enak pulang duluan, padahal sejak kita berpisah di SMP kita jarang bertemu. Kita juga sekarang beda sekolah. Aku di SMA sedangkan Fairuz di SMK. Di SMP juga kita beda kelas aku kelas A sedangkan Fairuz kelas B. Akan tetapi kita selalu bersama ketika waktu istirahat untuk jajan bersama atau pun dikegiatan OSIS.

            Sesampainya disana aku lrekaman suara dan dikirim ke Agus. Dan katanya suaraku udah kurang pas jadi aku ulang-ulang sampai menuruti dia pas.  lalu berhari-hari kemudian dia mengupload video colab bersamaku. Dan ternyata dia tidak menggambar karakter aku cuman suaranya saja. Jujur aku agak kecewa soalnya karakter aku tidak digambar. Meskipun begitu namanya Channelku ada di judulnya dan ada deskripsinya, linknya pun di cantumkan.

Dan satu bulan pun berlalu, kini dia mau minta kolab balik. Waktu itu kebetulan aku ada project kolab animasi sama Kak Yasyfi Bocah Pony.

“Eh Zah kolab balik dong aku ke channel kamu gitu”. Ucap Agus.

“Hmm.. aku ada project kolab sama Bocah Pony”. Ucapku

“Ya aku dulu lah baru Bocah Pony”. Ucap Agus

“Tapi suara Kak Yasyfinya udah ada dari minggu lalu” Ucapku

“Ya udah bertiga 3 saja lah ditambahin gitu ada akunya”. Ucap Agus

Kemudian aku pun memberikan naskah tambahan adegan akhir namun Agus mengirimkan Suaranya sangat lama dan animasinya pun sudah selesai tinggal adegan bonusnya saja yang ada bagian Agusnya karena udah udah mencapai hari Minggu dan belum kirim suara aku pun langsung upload videonya tanpa memikirkan adengan bonus soalnya dia lama banget ngirim rekaman suaranya.

Setelah itu kolab sama dia nih, aku sudah mengirim naskah akan tetapi belum diberikan rekaman suaranya.

“Mana rekaman suaranya Agus?”. Ucapku

“Aduh Zah, dirumah lagi rame ini banyak orang”. Ucap Agus

            Oke aku maklumi, soalnya kalau di rumah rame otomatis nanti bakal ada suara tambahan dan hasilnya kurang bagus nanti. Besoknya aku tagih lagi tuh rekaman suara Agusnya.

“Rekaman suaranya mana nih?”. Ucap ku

“Disini lagi hujan Zah, jadi gak bisa rekaman. Ucap Agus

            Kita berbeda kota jadi aku gak tau disana beneran hujan atau enggaknya. Berhari-hari berlalu dan rekaman suara darinya lama dan dia engga ada kabar. Akhirnya aku memutuskan untuk kolab sama yang lain dulu.

“Agus, aku mau kolab ama yang lain dulu yah”. Ucapku

“Jangan yang lain, pokoknya harus aku dulu”. Ucap Agus

“Yaudah rekaman suaranya mana nih?”. Ucapku

“Belum, nanti yah”.  Ucap Agus

            Disitu kesabaranku sangat diuji. Akhirnya seminggu berlalu dan aku belum upload konten youtubeku, aku memutuskan untuk membuat tutorial membuat karakter animasi. Setelah menungggu selama seminggu lebih. Dia akhirnya memberikan suara rekamannya.

“Ini rekaman suaranya Zah”. Ucap Agus

“Ok”. Ucapku

            Aku pun langsung memproses animasi kolabku bersama Agus. By The Way aku sebelumnya belum memproses soalnya harus ada rekaman suaranya dulu, baru bisa di proses. Lalu setelah itu urusan aku dengan Agus pun selesai. Namun setelah aku mempunyai tabs komunitas dan ngeshare video kolab Kak Adit bersamaku. Agus langsung ngechat aku dan minta di masukin ke tabs komunitas juga, aku sebenarnya hanya ngeshare yang aku share saja dan aku yang menawarkan bukan mereka yang meminta. Aku lebih suka inisiatif sendiri dibanding dipaksa sama orang lain. Setelah itu banyak animator ada lain yang minta video kolabnya di Sharekan di komunitasku.

            Sebenarnya aku ada niat buat mempromosikan di tabs komunitas aku, tapi kalau maksa-maksa dan nagih terus ke akunya juga jadi males gitu. Kalau animasinya dibuat dengan seniat mugkin sih enggak apa-apa. Lah kalau animasinya asal jadi? Hadeh….

            Meskipun dibantu promosikan untuk menambah subscriber dan views itu tergatung kekitanya juga. Kalau animasinya asal jadi belum tentu orang-orang mampir gitu, jadi menurut aku tingkatin dulu kualitas animasinya. Jangan asal jadi dan gitu-gitu saja, yah kalau misalkan gak ada niat buat kembangin. Nanti juga subscriber kamu ada perkembangan juga. Ingatlah sebanyak usaha yang kamu keluarkan hasilnya pun akan sama dengan usaha kamu.

            Usaha tidak akan menghianati hasil.

           

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bagian 5
Perjalanan mempromosikan Channel

            Promosi itu penting untuk menambah jumlah penonton dan jumlah subscriber kita. Dan aku promosi di sosial media aku di Facebook, Instagram, Dan WhatsApp. Kemudian aku mempromosikan channel aku di Facebook, di grup animasi yang aku cari sendiri di Facebook. Lalu aku promosi lagi di grup youtuber Indonesia akan tetapi grup itu ketika aku posting di komentarnya itu malah bilang subscribe balik dan saling suka itu tidak baik dan melanggar aturan YouTube.

            Aku lihat postingan postingan yang lain juga inbox yang amanah saling subscribe dan view selama 5 menit. Dan akupun keluar dari grup youtuber Indonesia apalagi pernah nih Aku cari grup youtuber kebanyakan itu grup youtuber pemula dan ketika kulihat postingan-postingan nya itu isinya subs4subs atau saling subscribe perlu diketahui hal itu merugikan pihak YouTube dan cara seperti itu tidak baik untuk dilakukan. Akhirnya aku promosi di grup gambar soalnya animasikan kumpulan gambar yang digerakkan ditambah oleh suara. Jadi masih ada kaitannya gitu antara gambar dan animasi.

“Kakak tolong mampir di channel aku dong” Ucap seseorang

“Boleh-boleh”. Ucapku

            Sebelumnya kalau kalian mau promosi nih kalian gunakan kosakata yang yang tidak langsung ke intinya alias pakai basa-basi dulu lah jangan langsung to the point.

“Subscribe channel aku dong”. Ucap seseorang

Banyak orang selalu memakai kata-kata seperti itu padahal sebenarnya ada kata yang lebih baik, aku selalu menemukan kata-kata seperti itu. Aku kasih tahu yah cara promosi yang baik dan benar.

“Permisi...Aku boleh minta gak?”. Ucapku

“Boleh mau minta tolong apa”. Ucap Temanku

“Tolong bantu promosiin channel aku dong”. Ucapku

“Oke siap”. Ucap Temanku

Lalu aku langsung memberikan link channelku untuk dipromosikan. Nah itu tips promosi dari aku, Jadi kalian jangan langsung bilang subscribe aku dong tapi sekalian ganti jadi tolong bantu promosikan channel aku dong. Dan kalian juga tunggu dulu respon dari mereka kalau mereka sudah merespon baru kalian kirim tinggal lihat kalau mereka diam kita bertanya.

“Hmm.. “. Ucap Temanku

“Boleh enggak nih”. Ucapku

“Ya udah boleh mana linknya?”. Ucap Temanku

“Wah makasih banyak”. Ucapku

“Iya sama-sama”. Ucap Temanku

Ketika kalian dibantu promosikan oleh teman kalian jangan lupa terima kasih karena itu penting. Jangan sampai ketika kita udah share link channel kita, kitanya malah menghilang jadi kalau kayak gitu seakan kita dating untuk promosikan channelkita doang. Jangan seperti ini.

“Hai semuanya Tolong bantu subscribe channel aku dong jangan lupa like comment dan sharenya ya (Langsung kirim link channel)”. Ucap Seseorang

            Setelah itu seseorang tersebut langsung menghilang, dan datang lagi pas mau promosi lagi. Promosinya itu tiap hari di grup yang sama, pagi siang sore malam dia promosi. Kalau ak sih cukup sekali saja seharinya di grup yang berbeda. Maka dari itu dulu grup ada banyak gitu sampai-sampai Whatsappku ngelag dan aku terpaksa keluar dari grup tersebut.

            Sebelum aku keluar, aku mengucapkan terimakasih dann memintamaaf soalnya kouta dan memmori aku cepat habis. Dan memori cepat habis itu bukan karena aku lupa setting otomatis download gambar/video tetapi karena stiker. Untuk stiker sendiri itu gak bisa di setting jadi tiap harinya ada ribuan stiker di memoriku. Dan kouta aku pun cepat habis deh gara-gara otomati download stiker Whatsapp.

            Dan ketika kalian baru membuat animasi nih. Coba kalian promosi menggunakan kata-kata ini.

“Hai semuanya, saya animator baru disini. Tolong kritik dan sarannya dong”

            Dengan kata-kata seperti itu otomatis orang-orang penasaran dan ingin memberikan kritik saran supaya channel animasi kamu berkembang menjadi lebih baik lagi. Ketika orang memberikan kritik maupun saran, mereka punya caranya tersendiri. Terkadang ada saja kta-kata yang kurang enak seperti ini.

“Animasinya jelek, gak jelas”.

            Nah kita ambilsaja sisi positifnya, itu artinya kita harus tingkatin kualitas animasi kita dan pembawaan ceritanya juga harus jelas gitu. Jangan ambil ke hati yang negatinya anggap saja itu sesuatu yang dapat membuatmu berkembang menajdi lebih baik. Walaupun caranya salah akan tetapi tiap orang itu mempunyai caranya sendiri.
            Ketika kalian au memberikan saran nih, sebaiknya gunakan kata-kata yang lebih enak di dengar.

“Animasinya kurang bagus, coba kamu bagusin lagi”.

“Animasinya agak kaku, coba tingkatin fps nya”.

“Suara animasinya kurang jelas, coba suaranya jelasin”.

            Nah saran-saran seperti ini akan sangat membantu bagi animator pemula. Coba kalian share ke teman animasi kalian. Kalian tanya apa yang kurang dari animasi buatan kalian. Saran-saran mereka akan sanagt membantu soalnya terkadang kita tidak tahu apa yang kurang dari animasi buatan kita.

 

 

Bagian 6
Tips membuat animasi

            Di sini aku mau memberikan tips membuat animasi biar hasilnya bagus. Ketika kalian membuat naskah animasi, coba kalian panjangkan naskahnya supaya durasi video animasinya tidak begitu singkat. Kalau animasi strip atau animasi pendek itu minimal 30 detik sampai 1 menit. Sedangkan kalau animasi pengalaman seperti aku itu 2-5 menitan.

            Lalu ketika kalian membuat karakter animasi, buatlah karakter se simple mungkin. Akan tetapi haru ada ciri khasnya juga. Kenapa harus se simpel mungkin? Karena animasi itu kumpulan gambar yang di gerakin. Maka dari itu kalau kita buat karakter animasi yang ribet nih, justru itu akan membuat kita sendiri yang capek. Dan ketika kita diajak colab kasihan ke merekanya juga yang ngajak kolab harus bikin karakter kamu yang ribet dan susah.

            Kemudian ketika kalian membuat gambar-gambar untuk animasi, coba kalian copy paste karakter kalian terus tinggal ubah mulut mata dan tangannya. Jadi kalian tidak perlu membuat kepala badan dan yang lainnya.

             Setelah itu rekaman suara, coba kalian rekam suara kalian di tempat yang sepi yang hening. Kalau kalian punya microphone rekam pakai itu, atau kalau kalian punya headseat pakai itu. Kalaupun cuman earphone tidak apa-apa pakai itu atau kalian hanya mempunyai handphone bisa direkam dengan posisi hp ke depan dan jarak dengan layer sekitar sepuluh centimeter. Jika kalian rekaman, kalian harus menjaga jarak dengan microphone tersebut, jangan terlalu dekat dan jangan terlalu jauh. Jangan lupa juga untuk mengedit suara supaya jernih dan noise nya berkurang.

            Ketika proses animasi dahulukan semua suara sudah selesai, biar gerakan mulut sesuai dengan suaranya. Untuk membuat animasi coba kalian bikinnya per bagian atau per part, Soalnya jika di sekaliguskan akan membutuhkan waktu yang lama. Sebaiknya kalian cicil sedikit demi sedikit, kalau ada suara diam yang berlebih kalian bisa memotongnya di tiap bagian tersebut.

 


 

Biodata Penulis

Zahra Ocs adalah Seorang Youtuber Animasi Perempuan yang berasal dari Cianjur Jawa Barat. Nama Channel youtubenya Zahra Ocs, suka bercolaborasi bersama teman-teman animatornya. Dia mulai debut sebagai animator ketika dia berusia 16 tahun dan menduduki kelas 12 SMA. Dia mulai membuat animasi tanggal 9 Mei 2020. Kini channel youtube dia sudah mencapai 1000 subscriber. Dia juga pernah mengikuti kolaborasi besar-besaran waktu 17 agustus 2020. Dan selalu meluangkan waktu luangnya untuk membuat animasi. Setiap harinya selalu ada seorang animator yang memita colab bersama dia. Penulis dapat dihubungi melalui IG: @zahra_ocs, Fb: Zahra Ocs, atau surat elektronik : zahraocs20@gmail.com

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kumpulan puisi aku dan bumi

Tema: Kesedihan   1.Rindu   Dikala fajar menyingsing Dikala burung bernyanyi Desiran daun tertiup angin Desiran rindu menjadi tangis   Burun...