Minggu, 20 September 2020

Inez's Outline

 

Inez’s Outline

Genre : fiksi, fiksi remaja

Judul: Belum Ditentukan

Oleh: Inez Nismara Fauziyah

 

Kerangka :

Syifa, seseorang yang memiliki segudang mimpi. Salah satunya, kuliah dengan beasiswa di Kairo, Mesir. Namun, terhalang oleh materi. Semasa sekolah menengah pertama, ia selalu dibully. Baik lisan maupun fisik. Oleh teman-temannya, guru, bahkan paman bibinya. Ia sempat berpikir untuk menyerah pada hidupnya, dan pergi selamanya. Tapi ia tersadar, itu percuma, bodoh, dan berdosa. Ia mulai bangkit, ia taruh kayu ke dalam perapian, membakar semangatnya. Tekad dan semangat nya yang berapi-api itu berhasil membawa dia ke Kairo dan meraih mimpi-mimpi lainnya.

1. Latar belakangnya

2. Madrasah tsanawiyah: dihina karna masuk Mts, tak punya teman, mulai belajar Bahasa Arab dan menghafal Al-Quran

3.Teman baru: Namanya Delisa, murid pindahan dari Jawa. Berasal dari keluarga kaya, baik, dermawan, sahabat Syifa.

4. Harus pergi: sebelum kenaikan kelas 7 menuju kelas 8, delisa pindah. Hal itu karena dia ikut orangtuanya yang pindah tugas ke Aceh. Syifa kesepian lagi.

5. Kembalinya Rina: Rina kembali menjadi murid baru di kelas 8 dan akan membuli Syifa secara halus(play victim). Syifa mengenalnya di Madrasah Diniyah.

6.Madrasah Aliyah: direndahkan kembali, karna tidak masuk SMA atau SMK seperti teman-nya yang lain. Rina, dia lagi. Sepertinya Sifa mengalami mimpi buruk yang panjang.

7. Pahlawan: Kak Daris yang 1 tahun lebih tua dari Syifa menolong Syifa, ketida hendak dibully oleh Rina.

8. salah target: minuman yang diberikan Rina untuk Syifa malah diminum Kak Daris.

9. Ingin pergi: setelah Kak daris Lulus, tak adalagi yang melindungi Syifa. Di kelas 12 ini Syifa merasa hidupnya benar-kacau dan hampa. Seolah Sang Pencipta Tak berpihak padanya . Syifa berniat bumuh diri, tapi takjadi dilakukan. Ia tersadar, bahwa itu hal bodoh dan dosa.

10. Teman lama: setelah 2 bulan di kelas 12, dengan bully-an Rina... Delima Kembali dari Aceh. Melindunngi Syifa hingga kelulusan.

11. Kejutan di Kairo: Syifa berhasil mendapat beasiswa ke Kairo. Dia lebih terkejut lagi ketika tau Kak Daris sekolah di sini juga. Setahu dia, Kak Daris Berkuliah ke Singapur.

12.Kabar Ambigu: beberapa semester berlalu. Hari itu Syifa memdapat kabar dari temannya di Indonesia bahwa Kak Daris meninggal, setelah 6 bulan koma. Padahal beberapa hari yang lalu Kak Daris pulang Ke Indonesia untuk berlibur bersama keluarganya. (sedang libur semester)

13. Kenyataan pahit: seminggu setelah kabar itu, Kak Daris kembali ke Kairo dan memjelaskannya. Bahwa selama ini, yang ada diKairo adalah Faris, kembaran Daris(Daris and Faris pov)

14. Kelulusan dan Pernyataan Faris; setelah keduanya lulus, faris menyatakan perasaannya pada Syifa.

15. Pulang ke Indonesia dan pengakuan Rubah

Rani yang mengetahui kepulangan Syifa, memiliki rencana untuk kembali membunuh Syifa. Rani mengajak jalan Syifa, dan akan mendorongnya ke tengah jalan. Tak disangka, dia yang terpeleset, dan jatuh di tengah jalan. Syifa menolongnya. Rani terharu dan sadar. Ia menjelaskan mengapa ia begitu membenci Syifa.

16.

setelah meminta restu, perniikahan Faris & Syifa pun berlangsung. Perlahan, satu persatu mimpi Syifa terwujud. Faris, yang membawa Syifa bahagia dunia dan aakhirat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Kumpulan puisi aku dan bumi

Tema: Kesedihan   1.Rindu   Dikala fajar menyingsing Dikala burung bernyanyi Desiran daun tertiup angin Desiran rindu menjadi tangis   Burun...