Gendre : Fiksi
Nama : Siska Haunan Nabila
Kelas : X IPA 8
“Mentari”
Karya:
Siska Haunan Nabila
Mentari nan agung semesta
Yang terlihat sekasat mata
Bak cerita,
Yang tak terukir oleh logika
Wahai pencipta
Kekagumanku sulit dipendam,
sulit diucapkan
Hingga saat ini
Pesonamu belum mampu kuurai
Duhai penerus bangsa
Engkau begitu merusuk hati
Hingga menyudutkan alam semesta
Lupa akan Tuhan, yang telah menciptakan
Mengapa tuhan menciptakan dua mata?
Tatkala memandang sebelah mata
Mereka tak sadar akan suatu hal
Tuhan menciptakan mata untuk memandang dunia.
“Tuhan,
sebagai penolongku”
Karya:
Siska Haunan Nabila
Tuhan...
Dengan pertolongan-Mu
Selalu ku menyambut hari
Dengan senyum dan harapan
Dengan pertolongan-Mu
Ku tanamkan hati yang kuat
Dari gundah gulana dan kegelisahan
Bersandar kepada-Mu
Selalu bermanfaat pada dunia
Dengan memiliki sesuatu mengiringi usaha
Dengan kesederhanaan yang kau beri
Lalu segenap raga dan fikir kucoba
Dan kini cinta-Nya
Mengiring langkahku
Selanjutnya,
Ku serahkan semua urusan kepada-Nya
Menjadikanku
Sosok yang kuat dan Tangguh
Dalam menghadapi
Segala ujian dan tantangan
“Ayah”
Karya:
Siska Haunan Nabila
Ayah…
Pagi Malam pun
berlalu
Awan bergerak
Diiringi matahari
dari Timur ke Barat
Di saat awal fajar
hingga petang
Tangis lirih
terucap
Ketika…
Rasa letih
membajirinya
Rintihan doa dalam
langkahnya
Begitu luluh terdengar
Semua itu...
Demi sanak di rumah
“Ibu”
Karya:
Siska Haunan Nabila
Ibu…
Lantunan setiap pagi kudengar
Setiap ayat ‘kau lafalkan
Sungguh
Doamu yang tak terbatas
Hatimu yang begitu lembut
Penuh kasih sayang
Bahkan tak
tebalas
Bukti akan cinta
keabadianmu
Ibu…
Begitu banyak
kenangan bersamamu
Tak ingin rasanya
Mendengar isak
tangis lirihmu
Aku bahagia
Ketika bisa membuatmu tertawa
Senyum yang kau
ukir di bibirmu
Hilang rasa penat
hari-hariku
Dengan pribadimu
yang mengagumkan
Beriiring dengan kasih sayang dan cintamu
Yang luar biasa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar